RELUNG.ID – Yonko Monkey D Luffy Kapten Bajak Laut Topi Jerami sangat ditakuti di semesta One Piece. Terlebih lagi setelah berhasil mengalahkan Kaido makhluk terkuat di dunia.
Namun sebenarnya Luffy bukan apa-apa kalau tanpa keberadaan para gurunya. Mereka yang memberikan Luffy pelajaran baik secara pemikiran dan kekuatan.
Baca Juga: Jangan Ditiru! Ini 2 Orang Tua Tidak Bertanggung Jawab di One Piece
Nah ini 4 guru Monkey D Luffy sejak dia bukan siapa-siapa hingga menjadi siapa-siapa di One Piece. Simak dibawah ini :
1- Monkey D Garp
Monkey D Garp secara tidak langsung yang menjadikan mental Luffy kuat. Dia meletakan cucu nya tinggal bersama bandit Gunung Colbo di hutan dekat desa Foosha. Hidup mandiri sejak kecil di hutan bersosialisasi dengan kawanan bandit membuat mental cucunya akan menjadi kuat.
Awal Luffy adalah anak yang cenggeng dan menjadi anak yang pemberani. Garp juga sesekali datang melatih fisik Luffy, kendati terlihat kakeknya itu tengah menyiksa cucunya.
Garp melakukan itu untuk mendidik cucunya saat berumur 17 tahun akan didaftarkan sebagai angkatan laut. Dia ingin Luffy menjadi angkatan laut yang hebat untuk mengantikan dirinya kelak.
Saat tepat masuk umur 17 tahun, Luffy langsung kabur ke lautan sebelum kakeknya Garp datang. Hal itu membuat Curly Dadan (Ketua Bandit Gunung) ibu angkat Luffy dimarahi habis-habisan oleh Garp.
2- Shanks
Shanks adalah guru terpenting untuk Monkey D Luffy. Karena bertemu Shanks di Party Bar milik Makino, Monkey D Luffy ingin menjadi nakama Shanks. Meskipun ditolak Luffy tetap ingin menjadi nakamanya. Karena bertemu Shanks Luffy mendapatkan tujuan dalam hidupnya.
Shanks pun sengaja merelakan tangannya di makan oleh Monster Laut. Hal itu untuk memberikan pelajaran dan menumbuhkan tekad D dalam dirinya.
Seharusnya pemilik raja Haki hanya melototkan mata bisa saja membuat Monster Laut lari terbirit-birit. Tapi demi menanamkan motivasi dan tekad D Shanks memberikan pelajaran dengan korbankan tangannya.
Baca Juga: Walaupun Telah Kuat! Ini 4 Alasan Luffy Tidak Balas Dendam Kematian Ace
Luffy menangis karena melihat tangan Shanks putus! Dia mencabut keinginnya menjadi Nakama Shanks. Dia berjanji saat berumur 17 tahun akan turun ke laut sendirian dan membuat Nakama sendiri.
Shanks memberikan topi jerami kepada Luffy dengan memberikan janji kepada Luffy tidak akan menemuinya apabila dia belum menjadi kuat. Itu adalah pelajaran sangat penting didapatkan Luffy sebagai bekal dirinya untuk menjadi calon kapten bajak laut nantinya.
3- Silver Rayleigh
Berlatih sendiri dengan kemampuan yang diberikan oleh kakeknya yang belum maksimal. Karena Koby pun diberikan latihan sesungguhnya oleh Garp saat sudah menjadi angkatan laut berumur 17 tahun. Sedangkan Luffy baru berumur 17 tahun langsung kabur ke lautan.
Hal itulah membuat Luffy tidak memiliki kekuatan matang sebagai bajak laut. Wajar saja Luffy kalah saat bertemu dengan Kuma dan terpisah dari semua krunya.
Silver Rayleigh guru yang sebenar-benarnya membangkitkan soal potensi kekuatan berkelahi Monkey D Luffy. Luffy bisa mengeluarkan semua Haki yang dia miliki. Karena Luffy pengguna semua Haki termaksud raja Haki.
Dari sana Luffy bisa mengembangkan buat iblisnya menjadi beragam mode Gear. Luffy kemudian menjadi bajak laut yang ditakuti hingga dijuluki 5 kaisar atau Yonko bersama Kaido, Big Mom, Shanks dan Blackbeard.
4- Hyogoro
Hyogoro guru terakhir Monkey D Luffy yang mengajarkan Haki memukul tanpa menyetuh. Hal itu membuat Luffy bisa awakening menjadi dewa Nika atau Gear 5.
Secara tidak sengaja Luffy bertemu dengan seorang kakek tua yang lemah. Ternyata saat muda kakek itu adalah Bos Yakuza di Ibukota Bunga di Wano. Kakek Hyo dia penggunan Kenbunshoku Haki dan mengajarkan semua teknik itu kepada Luffy.
Nah itulah rentetan guru-guru Kapten Bajak Laut Topi Jerami Monkey D Luffy. Tentunya kalau tidak ada mereka Luffy pastinya hingga sekarang masih berada bersama bandit gunung. Karena Luffy tidak mau menjadi angkatan laut dan Shanks tidak mau mengajaknya menjadi nakamanya.

