RELUNG.ID – Manager After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu), Muslian banyak pengendara mengabaikan untuk merawat suspensi motor.
Padahal suku cadang itu sangat penting untuk pengendara motor. Nah dia memberikan 5 Tips untuk merawat suspensi biar berumur panjang. Simak dibawah ini :
1- Hindari Jalan yang Rusak
Jalanan yang tidak rata atau berbatu bisa memberikan beban tambahan bagi suspensi. Terlalu sering melewati jalan seperti ini berpeluang mengurangi usia pakai suspensi.
“Jadi ketika terpaksa melewati jalan yang tidak rata Anda harus berkendara dengan ekstra hati-hati dan tidak ngebut agar dapat membantu meringankan kerja suspensi,” katanya.
Baca Juga: 6 Trik Jitu Jual Motor Cepat Laku
Lebih lanjut dia menjelaskan, berkendara dengan kecepatan tinggi di jalanan berbatu sangat berisiko, bisa membuat suspensi bocor karena goncangan tanpa jeda.
2- Jangan Bawa Beban yang Berat
Sepeda motor memiliki batas maksimal beban yang diizinkan sesuai dengan buku petunjuk pemilik. Jika terpaksa membawa beban berlebih, maka performa motor Anda tentu saja akan berkurang secara signifikan.
Salah satu fungsi yang terganggu akibat bawaan beban yang terlalu berat adalah fungsi suspensi. Suspensi akan bekerja ekstra keras saat beban yang dibawa melebihi kapasitas maksimal.
3- Hindari Aksesori dan Memodifikasi Suspensi
Bila ingin masa pakai suspensi motor Anda panjang, menurut Muslian hindari memasang aksesori pada suspensi atau yang biasa disebut sebagai anting. Pemasangan aksesori itu justru membuat bagian belakang motor tampak meninggi.
“Anting ini justru membuat suspensi tidak bisa bekerja maksimal. Bahkan dalam beberapa kasus penambahan aksesori dan modifikasi suspensi ini menjadikan suspensi tidak berfungsi sama sekali bahkan suspensi bisa patah,” jelasnya.
Baca Juga: OMG! Beli Motor Yamaha R15 2023, Bisa Jajal Sirkuit Mandalika
4- Ganti Oli Suspensi Secara Rutin
Selanjutnya adalah mengganti pelumas atau oli dalam suspensi motor secara berkala. Dijelaskan Muslian, penggantian oli suspensi bagian depan biasanya dilakukan setiap 15.000-20.000 kilometer atau 1,5 sampai 2 tahun pemakaian motor (mana tercapai terlebih dahulu).
Namun jika beban bawaan selalu berat atau Anda harus melewati jalan tidak rata terlalu sering, maka gantilah oli suspensi Anda lebih cepat dibandingkan periode yang sudah ditentukan pabrikan.
5- Perhatikan Kebersihan Suspensi
Dan yang terakhir adalah memastikan kebersihan suspensi. Sebab kotoran yang menempel di area kerja suspensi jika tidak dibersihkan akan membuat lecet inner tube atau batang suspensi. Hal ini akan menyebabkan suspensi mengalami kebocoran dan menurunkan kualitas kerja suspensi.
Saran Muslian cuci motor secara berkala dan bersihkan area suspensi dengan teliti. Jika kehujanan segera bilas atau cuci motor dengan air bersih, pastikan juga area suspensi aman. Sifat korosi air hujan bisa merusak suspensi secara perlahan-lahan.
Semoga bermanfaat

