RELUNG.ID – Para fans One Piece pastinya pernah dengar kata dewa dunia ucapan dikatakan Sabo saat hasil penyelidikannya kepada Monkey D Dragon. Sabo menyebutkan Dewan Dunia tengah kacau Pasukan Revolusioner harus segera bertindak.
Nah dari laporan Sabo kepada pemimpin tertinggi Pasukan Revolusioner setelah dia menyerang Marijoa ini ada 5 fakta dari Dewan Dunia. Simak dibawah ini :
1- Kerajaan dan Negara kaya di dunia One Piece
Dewan Dunia adalah Reverie gabungan dari 50 pemimpin terdiri dari 170 negara atau kerajaan. Semua kerajaan itu bergabung dengan Pemerintah Dunia.
Tentunya untuk menjadi syarat menjadi anggota Dewan Dunia adalah harus kerajaan atau negara yang kaya. Pemerintah Dunia tidak akan menerima peserta dari Negara kecil pulau kecil dan kerajaan kecil.
Baca Juga: Ini 4 Kejadian Luffy Tidak Tahu! Kalau Tahu Dewa Nika Bisa Ngamuk
2- Di lindungi Pemerintah Dunia
Setelah bergabung dengan Pemerintah Dunia para Dewan Dunia mereka akan mendapatkan perlindungan dari Angkatan Laut. Mereka juga akan dipertemukan dalam satu rapat dalam waktu tertentu untuk membahas persoalan di wilayah mereka dan bisa menyampaikan keluhan.
3- Bukan kerajaan pengikut setia Im Sama
50 pemimpin yang dipilih dari 170 negara atau kerajaan itu bukan pengikut setia Im Sama. Mereka hanya kerajaan dan negara yang hidup tanpa ada ikatan khusus dengan Pemerintah Dunia.
Karena 20 Kerajaan pengikut setia Im Sama tidak lagi memiliki kerajaan. Mereka semua menelantarkan negara dan kerajannya. Lalu mereka membawa semua keluargannya tinggal di Marijoa.
20 kerajaan pengikut setia Im Sama itu bersatu menyebut dirinya klan Tenryuubito. Mereka adalah mahluk langit yang memiliki kuasa atas dunia dan hidup suka suka menikmati semua kemewahan seisi dunia.
Baca Juga: Sejarah Wano Mencatat Bukan Luffy yang Kalahkan Kaido
4- Korban Pemerintah Dunia
Kendati Dewan Dunia ini disebutkan dibawah Pemerintah Dunia dan mendapatkan perlindungan sebenarnya tidak terjadi seperti itu.
Sebab kriminalitas dilakukan oleh bandit gunung dan bajak laut tetap masih saja mereka rasakan. Mereka juga tidak mendapatkan perlindungan bahkan yang paling bahaya Pemerintah Dunia sendiri sebagai pelaku.
Para Dewan Dunia secara tidak sadar atau yang sadar sebenarnya adalah korban dari Pemerintah Dunia.
Hal itu terbukti Kerajaan Lulusia menyadari mereka adalah korban karena upeti yang besar diberikan kepada pemerintah dunia bentuk penindasan.
5- Terjajah dan menjadi miskin
Kerajaan dan Negara yang sebelumnya tergabung dalam dewa dunia mempunyai sumber daya yang kaya. Namun Pemerintah Dunia meminta upeti dalam bentuk apapun.
Bahkan hasil bumi baik itu ikan daging makanan dan sebagainya dicuri dan diberikan untuk stok makanan untuk Tenryuubito di Marijoa.
Alhasil dampaknya dari 170 negara banyak yang jatuh miskin.

