RELUNG.ID – Shikamaru Nara teman satu angkatan Naruto Uzumaki saat perang shinobi keempat dia terpukau dengan aksi temannya itu. Dari sana Shikamaru berjanji tidak akan mati dalam perang demi mengabdikan kejeniusanya disamping Naruto saat menjadi Hokage di manga Boruto.
Janji Shikamaru Nara pun terwujud Naruto Uzumaki menjadi Hokage ketujuh. Lalu Shikamaru menjadi penasehat Naruto Uzumaki.
Nah ini kita rangkum 5 kejeniusan Shikamaru Nara sebagai Penasehat Hokage.
Baca Juga: Benci dengan Shikamaru, jadi Alasan Code Hancurkan Konoha
Simak dibawah ini :
1- Mengangkat diri sendiri sebagai Wakil Hokage
Naruto Uzumaki dan istrinya Hinata hilang diculik saat hendak makan di rumah. Penculik sudah diketahui adalah anak angkatnya Kawaki. Melihat kondisi itu Shikamaru langsung mengangkat dirinya sebagai Wakil Hokage.
Ide mengangkat diri sendiri sebagai Wakil Hokage merupakan kejeniusan. Karena saat itu kondisi Konoha panik bisa berpengaruh kepada semua warga.
Namun saat status Wakil Hokage dibentuk, jajaran pimpinan di Konoha tenang tidak sampai melebar ke warga.
Selanjutnya adanya Wakil Hokage tidak membuat desa Konoha hilang kepemimpinan. Kalau sampai seperti itu dengan kondisi yang tidak baik harus melakukan pemilihan Hokage.
Pastinya kondisi tidak efektif dan sosok figur pengganti Naruto Uzumaki pun belum ditemukan.
Apabila Shikamaru tidak mengambil tindakan tersebut kondisi internal di Konoha bisa hancur.
2- Mampu menarik Eida jadi Sekutu
Desa Konoha mendapatkan serangan mendadak dari Code karena hendak menculik Amado. Code yang membawa Eida membuat Amado dan Shikamaru saat itu di Lab gemetar.
Namun omongan Eida dia mengatakan, tidak ada urusan dengan Konoha hanya ingin agar Code tidak membunuh Kawaki saja. Mendengar alasan diungkapkan Eida membuat Shikamaru berterimakasih.
Dia langsung memutar otak jeniusnya membuat posisi Code yang diuntungkan menjadi yang dirugikan saat membawa Eida.
Logika sederhana Shikamaru menyebutkan kalau kau menyukai Kawaki berada di sisi Konoha jauh lebih masuk akal. Dibandingkan Eida berada di sisi Code yang merupakan musuh Konoha dan juga musuh Kawaki.
Tidak mau Kawaki menghindari dan membencinya Eida jadi terpancing. Eida membelot dan meninggalkan Code memilih bersekutu dengan Konoha.
Baca Juga: Hancurnya desa Konoha Bukan Ulah Kawaki
3- Melakukan pengawasan besar-besaran
Kejeniusan Shikamaru satu ini juga di puji oleh Naruto Uzumaki. Karena Shikamaru mempersiapka satu rumah besar yang bagus untuk menyimpan tiga bom berbahaya dunia shinobi.
Mereka Boruto Uzumaki dengan Karma Momoshiki Otsutsuki, Eida kekuatan dewa Otsutsuki dan Kawaki kekuatan sejati Isshiki Otsutsuki.
Kata Naruto trik khas Shikamaru seakan-akan memberikan misi kepada Boruto dan Kawaki untuk mengawasi Eida. Padahal mereka bertiga dalam pengawasan besar-besaran Konoha. Itulah trik jenius Shikamaru membuat seseorang itu tidak sadar telah terperangkap.
Namun Sasuke merasa kesal melihat muridnya Boruto Uzumaki juga mendapatkan pengawasan tersebut. Kalau Naruto tidak terima Sasuke siap akan mendukung keputusannya.
Tetapi Naruto percaya dengan Shikamaru, dia menyebutkan lebih baik anaknya Boruto mati di rumah sendiri tempat dia ketahui. Di bandingkan kelak dia harus mati di tempat asing.
Baca Juga: Lagi Rusuh Ngejar Buronan! Konoha Diserang Ribuan Pasukan Biju Ekor Sepuluh
4- Cepat menyusun strategi
Salah satu kejeniusannya yang lain dia cepat membaca situasi dan menyusun strategi tanpa ada cela. Kendati endingnya Kawaki kabur karena terpancing emosi dari Momoshiki Otsutsuki yang sering keluar dari dalam tubuh Boruto Uzumaki.
Hal itu tentunya kejadian tidak terduga yang di luar kemampuan kecerdasaan Shikamaru
5- Tahu kelemahan Naruto
Kejeniusan terakhir ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Ini alasan kenapa Shikamaru ingin menjadi pendamping Naruto Uzumaki saat menjadi Hokage. Kendati di Hokage sebelumnya tidak ada posisi Penasehat. Semua keputusan dan kebijakan dibuat langsung oleh Hokage.
Karena Shikamaru tahu kelemahan Naruto yang muda rapuh apabila sudah berurusan tentang kebijakan sensitif seperti soal penduduk desa, keluarga, teman dan rekannya. Terkadang Naruto tidak bisa mengambil langkah tegas.
Dia pasti akan mengalah meskipun kondisi akan menjadi buruk.
Seperti keputusan Naruto yang tergugah melihat cerita hidup Kawaki mirip dengannya. Lalu Naruto menjadikannya anak angkat dan bisa tinggal dengannya.
Seharusnya untuk keamanan Kawaki sebagai alat ninja atau Karma Isshiki dia harus dikurung atau dibunuh. Namun semua keputusan itu dilarang oleh Naruto Uzumaki dan anaknya Boruto Uzumaki.

