RELUNG.ID – Sebelum membeli mobil bekas sebaliknya kalian teliti agar tidak menyesal. Seperti Toyota Gen 1 memiliki beragam keunggulannya namun ada juga beragam kekurangan.
Dilansir dari Autofun ini 5 kekurangan dari Toyota Fortuner Gen 1. Simak dibawah ini :
1. Toyota Fortuner Bensin Gen 1 Boros Bahan Bakar
Di balik kap mesinnya, Fortuner gen 1 bensin dibekali mesin bensin berkodekan 2TR-FE VVT-i 2.693 cc I4 DOHC, 16 valve. Di atas kertas, performa yang dihasilkan dari jantung pacunya tersebut sanggup meletupkan tenaga sebesar 161 PS di 5.200 rpm serta torsi 244 Nm pada 3.800 rpm.
Sebelum putaran mesin yang dihasilkan diteruskan ke roda belakang dan semua roda, mobil ini memadukan transmisi matic 4-percepatan Electronically controlled transmission (ECT).
Bicara mengenai konsumsi BBM yang dihasilkan, beberapa sumber menyebutkan bahwa untuk pemakaian dalam kotanya dapat menempuh jarak 6-7 km/liter dan 9-10 km/liter penggunaan luar kota.
Baca Juga: Ini 5 Kelebihan Toyota Yaris Bakpao, Pesaing Terberat Honda Jazz
2. Tarikan Awal Cenderung Berat
Memiliki body bongsor dengan beban yang cukup berat, Fortuner tentu membutuhkan tenaga besar untuk dapat menggerakan mobil.
Bila dibandingkan versi diesel yang sudah dilengkapi turbocharger, pada mesin bensinnya memiliki karakter berat pada tarikan bawah. Meski begitu mobil ini mempunyai responsivitas berkendara yang bisa dirasakan ketika berada di putaran tengah dan atas.
3. Radius Putar Besar
Toyota Fortuner gen 1 secara panjang keseluruhan mencapai 4.695 mm, lebar 1.840 mm, tinggi 1.790 mm, wheelbase 2.750 mm, ground clearance 220 mm dan radius putar mencapai 5,7 m.
Mempunyai tubuh gambot serta radius putar yang besar, mobil ini terasa cukup repot ketika dikendarai di kota besar dengan kondisi jalan sempit.
Terlebih memiliki radius putar yang besar, Fortuner dirasa kurang ringkas saat melakukan putar balik sehingga membutuhkan ancang-ancang.
Baca Juga: Hati-hati! Charger iPhone 15 di Mobil BMW Bisa Rusak
4. Bantingan Suspensi Keras
Kekurangan berikutnya yang ada pada Toyota Fortuner 2.7 gen 1 yaitu di bagian sistem peredam kejut. Menggunakan suspensi berjeniskan Double Wishbone di depan dan 4-Link pada roda belakang, untuk bantingan yang dihasilkan cenderung stiff.
Sedikit melakukan perbandingan, untuk karakter suspensinya jauh lebih empuk Innova ketimbang Fortuner. Selain memiliki bantingan yang keras, Fortuner juga terasa limbung ketika dipacu dalam kecepatan tinggi.
Salah satu faktor yang membuat Fortuner limbung saat dipacu kencang karena body-nya yang tinggi, sehingga center of gravity mobil berkurang.
5. Jok Baris Ketiga Sempit
Terakhir kekurangan Toyota Fortuner gen 1 yakni jok baris ketiganya yang terbilang sempit.
Menggunakan sasis berjeniskan ladder frame dengan model tangga, menyebabkan lantai kabin pada baris ketiganya dibuat tinggi. Untuk itu baris ketiganya mobil ini tidak cocok disinggahi penumpang dewasa, cukup hanya digunakan oleh anak-anak.

