RELUNG.ID – Dalam One Piece Live Action Nami menjadi karakter yang paling menderita selama cerita sesion I dalam 8 episode tersebut. Emily Rudd dinilai sukses memerankan peran Nami yang sangat menderita tersebut.
Nah ini 5 penderitaan yang dialami Nami di One Piece Live Action. Simak dibawah ini :
1- Durhaka
Penderitaan Nami dimulai dari awalnya dia bersikap kasar dan durhaka kepada ibu angkatnya. Mantan Angkatan Laut Belle Mere memilih pensiun saat melihat dua orang anak kecil terlantar Nami dan Nojiko.
Tetapi niat tulus Belle Mere sebagai ibu angkat selalu diragukan oleh Nami. Dia selalu berpikir negatif dengan ibu angkatnya selama masih hidup. Tetapi setelah ibunya merelakan nyawanya agar Nami dan kakaknya Nojiko bisa hidup.
Baca Juga: Shanks Lebih Cocok jadi Ayah Luffy Ketimbang Dragon, Ini 3 Faktornya
Dari sana Nami sadar kalau Belle Mere benar-benar ibunya. Dia merasakan rasa persalah itu sejak saat itu hingga remaja.
2- Jadi budak
Karena rasa bersalah itu membuat Nami ingin menebusnya agar dia juga mendapatkan perlakuan sama. Dia datang menemui Arlong yang membuatnya menjadi budaknya sejak kecil. Nami disuruh mengambar peta lautan dan diikat seperti layaknya seorang budak.
3- Bekerja dengan orang yang membunuh ibunya
Nami juga menawarkan dirinya untuk bekerja sama dengan Arlong menjadi salah satu krunya. Sebenarnya Nami melakukan itu membuatnya sangat menderita. Sebab dia harus bekerjasama dan setiap hari harus melihat orang yang sudah membunuh ibu angkatnya.
Baca Juga: Nakama Sadar Tidak! Karakter Shanks dan Luffy Sangat Mirip di One Piece
4- Mencuri untuk bayar hutang
Nami juga melakukan semuanya agar saat dia remaja bisa mencari uang. Dia ingin membayar semua hutang desanya kepada Arlong.
Karena semua penduduk desa harus membayar upeti kepada Arlong setiap bulannya dengan jumlah yang sangat besar.
Tetapi Nami meminta Arlong tidak melakukan itu dia akan membayar semua utang desanya itu. Dia juga akan membeli desa nya itu dari Arlong agar dia tidak lagi menindas penduduk desa.
Arlong sepakat dan memberikan izin Nami untuk keluar dari pulau dan mencari harta sekaligus mencuri peta.
5- Dibenci kakak dan penduduk desa
Sejak saat itu Arlong tidak pernah lagi melakukan tindakan kejam kepada desanya. Namun Nami berpura-pura datang sebagai bajak laut Arlong untuk mengumpulkan upeti pajak.
Hal itu agar penduduk desa aman, karena Nami tidak mau kalau Arlong melihat Nami tidak ikut mengumpulkan yang dalam perjanjian jual beli.
Karena Nami akan mengumpulkan uang untuk membeli desanya. Namun selama itu Nami juga harus tetap mengumpulkan upeti sebab penduduk desa Nami tetap harus mengumpulkan pajak.
Kendati yang harus mengambilnya Nami sendiri. Kondisi itu membuat kakak dan penduduk desanya sangat membenci Nami.

