Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Ini 5 Perbedaan Mencolok Mobil Biasa dengan Hybrid
Lifestyle

Ini 5 Perbedaan Mencolok Mobil Biasa dengan Hybrid

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda05/12/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Masih saja ada beberapa orang masih bingung perbedaan mobil biasa dengan hybrid. Namun perbedaan utamanya adalah di energi mobil hybrid biasanya menggunakan baterai dan mobil biasa bensin.

Dilansir dari suzuki.co.id ini 5 perbedaan mencolok mobil biasa dengan hybrid, simak dibawah ini :

1- Kemampuan Jarak Tempuh

Salah satu perbedaan hybrid car dengan mobil biasa yang paling signifikan terletak pada kemampuan jarak tempuh. Karena menggunakan dua mesin penggerak, yaitu mesin konvensional dan motor listrik, jarak tempuh mobil hybrid lebih unggul.

Hal ini berbeda dengan mobil biasa yang hanya mengandalkan mesin bensin konvensional untuk menghasilkan tenaga dari bahan bakar bensin. Dengan adanya dua sumber energi, mobil hybrid dapat menempuh jarak tempuh yang lebih jauh.

Selain itu, mobil hybrid juga memiliki fitur regeneratif yang memungkinkan motor listriknya menghasilkan energi tambahan saat mobil bergerak atau mengerem. Energi ini kemudian disimpan dalam baterai sebagai cadangan daya.

Baca Juga: Toyota Perkuat Komitmen pada Mobil Sport dengan Mesin Pembakaran Hidrogen

2- Efisiensi Penggunaan Energi

Perbedaan hybrid car dengan mobil biasa yang selanjutnya adalah dari aspek efisiensi energi. Mobil hybrid memanfaatkan energi dengan cara yang lebih efisien dan optimal karena memiliki dua sumber energi, yaitu bensin dan baterai listrik.

Saat beroperasi dalam kondisi yang membutuhkan daya rendah motor listrik akan menjadi sumber daya penggerak utama. Hal ini membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang, sehingga lebih ramah lingkungan.

3- Emisi Gas Buang

Salah satu keunggulan utama dari mobil hybrid adalah kadar emisi gas buangnya yang lebih rendah dibandingkan dengan mobil biasa. Hal ini karena penggunaan dua jenis mesin dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar.

Jika dibandingkan dengan mobil full elektrifikasi, mobil hybrid memang masih menghasilkan emisi gas buang. Namun jika dibandingkan dengan mobil biasa, konsumsi BBM dan emisi polutannya jelas lebih sedikit.

Baca Juga: Siap Bersaing dengan Volvo EX30 dan Jeep Avenger Listrik, Toyota Bakal Luncurkan Mobil Listriknya Mulai Tahun Depan

4- Cara Kerja

Berikutnya, cara kerja secara keseluruhan adalah salah satu perbedaan hybrid car dengan mobil biasa. Meskipun keduanya memiliki mesin bensin sebagai sumber daya penggerak, namun sistemnya berbeda.

Mobil hybrid memiliki sistem otomatis yang lebih canggih untuk mengatur penggunaan kedua mesinnya, dimana mobil dapat beralih dari mesin listrik ke mesin bensin konvensional sesuai kondisi berkendara.

5- Proses Akselerasi

Perbedaan terakhir, mobil hybrid memiliki keunggulan dalam hal akselerasi dan kecepatan mobilnya karena terdapat motor listrik sebagai tambahan sumber daya penggerak.

Kehadiran motor listrik ini memungkinkan mobil hybrid untuk mencapai akselerasi maksimal dengan efisiensi energi tinggi dan kadar emisi yang rendah. Ketika berakselerasi, motor listrik memberi daya tambahan untuk membantu mesin bensin.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDoctor Slump, Kisah Romansa Park Hyung Sik dan Park Shin Hye
Next Article Jangan Dianggap Enteng, Ini 5 Hal Wajib Diperhatikan Memilih Bengkel
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,960 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,829 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,802 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?