Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Ini 5 Resiko Mengisi Oli Mesin Terlalu Banyak
Lifestyle

Ini 5 Resiko Mengisi Oli Mesin Terlalu Banyak

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda02/12/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kalian harus tahu sebenarnya mengisi oli mesin terlalu banyak akan menimbulkan beragam resiko buruk untuk kendaraan. Lantaran oli mesin memiliki kapasitas dengan ukurannya sendiri.

Dilansir dari suzuki.co.id ini 5 resiko mengisi oli mesin terlalu banyak, simak dibawah ini :

1- Kualitas Oli Menurun

Efek pertama yang akan dialami oleh Anda adalah kualitas oli mesin yang menurun. Karena mengisi oli terlalu banyak akan membuat ruang engkol oil akan menggenangi poros.

Hal ini akan mengakibatkan gesekan kasar pada mesin motor Anda. Maka dari itu, jika hal ini dilakukan secara berkala, akan terjadi kerusakan mesin atau mesin cepat aus.

Mengisi oli terlalu banyak membuat kualitas oli yang tadinya bagus untuk kendaraan Anda menjadi berbalik dan malah berdampak buruk.

Baca Juga: Ini 4 Tips Aman Road Trip dengan Mobil Pribadi

2- Pergerakan Piston Motor Terhambat

Pengisian oli yang berlebihan juga berakibat fatal pada komponen piston motor Anda. Ada dua komponen yang harus bekerja ekstra ketika volume oli terlalu banyak, yaitu crankshaft dan piston.

Mengisi oli terlalu banyak akan merendam crankshaft yang mana nanti akan mengganggu pergerakan piston. Sedangkan fungsi piston sendiri adalah penggerak crankshaft yang mana jika terganggu akan menghasilkan tenaga yang rendah.

3- Mengganggu Kinerja Kopling

Efek mengisi oli mesin terlalu banyak berikutnya adalah dapat mengganggu kinerja kopling. Diketahui bahwa pada kendaraan sepeda motor dengan transmisi manual, seperti motor sport dan motor bebek terdapat komponen wet clutch (kopling basah).

Memang pada dasarnya, kinerja komponen kopling basah lebih maksimal jika terendam oli. Namu, jika komponen ini terendam secara berlebihan maka akan mengakibatkan kopling akan mengalami slip.

Dampak buruknya adalah mesin motor Anda akan berkurang tenaganya. Selain itu, dampak jangka panjangnya adalah mesin motor yang rusak atau turun mesin.

Baca Juga: Ini 7 Tips Jaga Kondisi Mobil dari Masalah di Musim Hujan

4- Potensi Kebocoran Oli

Kendaraan Anda akan berpotensi mengalami kebocoran oli jika mengisi oli terlalu banyak. Kebocoran ini dipengaruhi oleh beberapa komponen mesin yang terendam oli, seperti crankshaft.

Sudah dipastikan jika Anda mengisi oli terlalu banyak maka oli akan mengalir ke komponen mesin lain, seperti ruang bakar misalnya. Jika oli yang berlebihan sudah masuk ke komponen mesin yang tidak seharusnya, maka kebocoran oli tidak dapat terhindari.

Anda dapat memperhatikan jika kendaraan Anda mengalami kebocoran oli pada ruang pembakaran, maka asap yang dihasilkan dari knalpot biasanya berwarna putih.

5- Mesin Tidak Terlumasi dengan Maksimal

Siapa bilang kalau mengisi oli secara maksimal sampai berlebihan akan melumasi mesin dengan sempurna? Pemikiran tersebut salah besar, karena mengisi oli mesin berlebihan akan membuat mesin tidak terlumasi secara maksimal.

Hal itu karena pompa oli akan bekerja lebih berat dan tidak maksimal menyalurkan oli ke berbagai komponen mesin.

Maka dari itu, tidak heran jika lama-kelamaan mesin kendaraan bermotor Anda akan rusak dan aus. Sehingga Anda terpaksa untuk mengganti mesin yang sudah aus dan tentu membutuhkan biaya yang lebih banyak.

Semoga bermanfaat

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBocoran Render Galaxy S24 Series: Desain Mewah dan Inovatif
Next Article Anime The Strongest Tank’s Labyrinth Raids Mulai Debut 6 Januari
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,937 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,807 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,780 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?