RELUNG.ID – Hampir semua orang pasti mengalami tiba-tiba pusing kepala bagian depan. Biasanya itu membuat kepala kita serasa berputar-putar. Dilansir dari alodokter ini 6 penyebabnya. Simak dibawah ini :
1. Sinusitis
Sinus adalah rongga kecil berisi udara yang terletak di belakang tulang dahi, hidung, pipi, dan mata. Produksi lendir yang terlalu banyak dapat menyumbat sinus, sehingga membuat kuman lebih mudah berkembang biak dan menginfeksinya. Akibatnya, terjadi peradangan pada sinus (sinusitis) yang salah satu keluhannya berupa pusing kepala depan.
Tak hanya pusing kepala depan, sinusitis juga dapat menyebabkan pilek tak kunjung sembuh, penurunan fungsi indra penciuman, lendir hidung mengalir ke tenggorokan (postnasal drip), dan sakit tenggorokan.
2. Mata lelah
Terlalu lama menatap layar komputer atau gawai, membaca buku, mengendarai kendaraan untuk jarak yang jauh, dan melihat dalam pencahayaan yang terlalu terang atau redup bisa membuat mata menjadi lelah. Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan berupa pusing kepala depan.
Selain menyebabkan pusing kepala depan, mata lelah juga dapat membuat mata menjadi perih, gatal, kering atau berair, dan sensitif terhadap cahaya.
Baca Juga: Ini 5 Manfaat Makan Soto Jeroan untuk Kesehatan
3. Penggunaan kacamata
Kacamata umumnya digunakan untuk membantu penglihatan. Namun, menggunakan ukuran lensa kacamata yang tidak sesuai dengan kebutuhan mata dapat menyebabkan otot mata menjadi tegang dan memicu keluhan berupa pusing kepala depan.
Selain itu, ukuran bingkai kacamata yang terlalu sempit atau nose pads kacamata yang ketat juga bisa memberikan tekanan berlebih pada hidung, sehingga menyebabkan pusing kepala depan.
4. Migrain
Migrain merupakan kondisi ketika salah satu sisi kepala terasa sakit dan berdenyut parah. Meski demikian, rasa sakit saat migrain juga terkadang terasa di bagian depan kepala yang disertai dengan pusing kepala depan.
Penyebab migrain masih belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga terjadi akibat aktivitas sel-sel saraf yang terlalu aktif mengirimkan sinyal ke otak, sehingga memicu rasa nyeri.
Baca Juga: Ini 12 Manfaat Berkuda untuk Kesehatan
5. Sakit kepala tegang
Pusing kepala depan juga bisa menjadi salah satu gejala sakit kepala tegang (tension headache). Kondisi ini terjadi ketika otot kepala, termasuk di area dahi, berkontraksi secara berlebih atau menjadi tegang.
Meskipun belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan otot di dahi dapat berkontraksi, beberapa peneliti percaya bahwa kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor, seperti stres, depresi, dan mata lelah.
6. Efek samping obat bius
Obat bius biasanya diberikan oleh dokter kepada pasien yang akan melakukan operasi. Tujuannya adalah untuk menghilangkan nyeri dan memberikan efek mati rasa pada area tubuh tertentu selama operasi berlangsung.
Ketika efek mati rasa akibat obat bius habis, sebagian besar pasien biasanya akan merasakan beberapa efek samping, mulai dari mual, muntah, penglihatan kabur, hingga pusing kepala depan.

