RELUNG.ID – Fenomena roh keluar dari tubuh atau Astral Projection kerap dialami beberapa orang. Saat mengalami itu seseorang seakan roh keluar dari tubuh dan melihatnya sendiri.
Dilansir dari alodokter, ini 6 penyebab Astral Projection dari sisi medis :
1. Selama episode serangan jantung
Perpindahan jiwa seseorang dari tubuhnya ke dunia lain yang tidak nyata sering kali dialami saat berada di situasi yang mendekati kematian, seperti serangan jantung.
Baca Juga: Kalian Tahu Tidak? Ini 6 Manfaat Rambut Jagung untuk Kesehatan
Suatu penelitian menyatakan bahwa beberapa orang yang tidak sadarkan diri saat mengalami serangan jantung atau ketika diberi penanganan CPR, menceritakan bisa melihat tubuhnya sendiri dari sudut pandang yang berbeda. Hal ini diduga akibat gangguan otak selama episode tersebut.
2. Gangguan otak
Astral projection sangat jarang terjadi, biasanya hanya sekali seumur hidup. Namun, hal ini mungkin berbeda pada orang yang memiliki kondisi neurologis, seperti epilepsi atau cedera otak. Orang dengan kondisi tersebut kemungkinan besar lebih sering mengalami fenomena astral projection.
Hal ini diduga karena kerusakan saraf di otak yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan perspektif sehingga seolah-olah merasa terpisah dari tubuhnya sendiri dan bisa melihat dirinya dari sudut pandang lain.
3. Tidur
Hubungan antara terjadinya astral projection dan tidur telah dipelajari sejak lama oleh para ilmuwan. Hasilnya, pengalaman keluar dari tubuh ini sering kali dialami seseorang secara spontan saat tubuh merasa tenang dan rileks, terutama saat sebelum tidur atau sebelum bangun tidur.
Astral projection yang terjadi sebelum tidur atau sebelum bangun tidur juga dikaitkan dengan kondisi sleep paralysis atau dikenal juga dengan istilah “ketindihan”. Pada kondisi ini, seseorang bisa mengalami halusinasi, termasuk merasa keluar dari tubuhnya sendiri hingga terasa seperti melayang-layang.
Baca Juga: Ini Penyebab Katarak, Salah Satunya Terkena Sinar Matahari
4. Migrain
Astral projection juga dipercaya dialami saat migrain kambuh. Kondisi ini lebih banyak ditemukan pada orang yang mengalami migrain akibat gangguan pada telinga bagian dalam. Organ ini berfungsi untuk mengontrol pendengaran dan keseimbangan tubuh.
Ketika migrain terjadi, penderitanya bisa mengalami gangguan persepsi yang membuatnya merasa terpisah dari dirinya. Namun, mekanismenya belum diketahui secara pasti.
5. Penggunaan narkoba
Efek samping penggunaan narkoba bisa menyebabkan seseorang merasa berada di luar tubuhnya sendiri. Ini karena obat-obatan tersebut bisa menimbulkan halusinasi dan memengaruhi perspektif otak.
Beberapa jenis obat terlarang yang menimbulkan efek halusinasi ini adalah ketamine, ganja, heroin, dan LSD. Terkadang, penyuntikan obat bius juga bisa menimbulkan efek serupa.
6. Kekurangan oksigen
Mengalami kekurangan oksigen yang parah, misalnya dalam kondisi tenggelam atau tercekik, juga dipercaya bisa membuat seseorang merasa jiwanya keluar dari tubuh seolah melakukan perjalanan astral ke dunia lain.
Meski masih perlu dibuktikan secara ilmiah, situasi ini diduga terjadi akibat kerusakan saraf di otak selama situasi yang mengancam nyawa.
Semoga bermanfaat.

