Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Ini 6 Tips Membeli Kecap Aman untuk Dikonsumsi
Lifestyle

Ini 6 Tips Membeli Kecap Aman untuk Dikonsumsi

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda08/01/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kecap sangat penting untuk keluarga di rumah karena sering digunakan untuk santapan atau jadi bahan utama bumbu dapur. Artinya kecap yang aman dan sehat penting untuk keluarga di rumah.

Dilansir dari klikdokter ini 6 tips membeli kecap aman untuk dikonsumsi di rumah. Simak dibawah ini :

1. Pilih dari Bahan yang Berkualitas

Tentu yang paling utama mengecek produsennya dulu lalu mencari informasi apakah kecap tersebut dibuat dengan bahan yang berkualitas.

Misalnya saja, mengecek jenis kedelai yang dipakai. Saat ini ada dua jenis kedelai yang sering dipakai sebagai bahan baku kecap, yaitu kedelai kuning dan kedelai hitam. Kedelai hitam umumnya akan memberikan warna pekat alami, sehingga tidak membutuhkan pewarna buatan lagi.

Hindarilah produk kecap yang mengandung bahan pengawet atau tambahan kimia yang tidak diperlukan. Bahan-bahan alami tidak hanya memberikan rasa yang lebih autentik tetapi juga lebih baik untuk kesehatan kamu.

2. Lihat Komposisi Kecap

Melihat komposisi dan informasi nutrisi pada kemasan kecap membantu kamu membuat pilihan yang lebih cerdas. Pilihlah kecap yang memiliki komposisi sederhana dan minim tambahan bahan kimia.

Kamu bisa mengecek jenis bahan baku yang paling banyak digunakan dari kecap tersebut, apakah kedelai yang paling banyak atau malah bahan lainnya. Umumnya, bahan baku yang paling banyak digunakan akan ditulis sesuai dengan urutan di bagian komposisi. Bahan yang disebutkan di urutan pertama artinya yang paling banyak digunakan.

3. Cek Kandungan Gula

Hal lain yang menjadi pertimbangan utama ketika memilih kecap yang sehat adalah kandungan gizinya, termasuk kandungan gula di dalamnya.

Kandungan gula dalam kecap bisa menambah asupan gula harian mu. Karena itu bagi kamu yang sedang berdiet atau mengurangi asupan gula, bisa mengecek kadar gula dari masing-masing produk.

Tenang, saat ini sudah ada produk kecap less sugar yang bisa buat makananmu enak, tapi juga tak perlu khawatir karena kadar gulanya yang tinggi.

4. Cek Kandungan Natrium

Pada dasarnya setiap orang harus memperhatikan asupan natriumnya. Menurut Kemenkes, asupan garam harian (termasuk garam dapur) tidak boleh lebih dari 2000 miligram natrium, atau setara dengan 1 sendok teh. Karena itu, kamu bisa memilih kandungan kecap yang lebih rendah natriumnya.

Apalagi untuk jika kamu sedang berdiet, memiliki riwayat gula darah tinggi, atau tekanan darah tinggi, sebaiknya bisa membatasi asupan natrium jauh di bawah batas normal.

5. Lihat Tanggal Kedaluwarsa

Tanggal kedaluarsa atau expired date adalah informasi kritis yang perlu diperhatikan saat memilih kecap. Memastikan kecap yang akan dikonsumsi masih dalam masa berlaku yang cukup panjang adalah langkah awal yang penting.

Konsumsi kecap setelah melewati tanggal kedaluwarsa dapat menyebabkan perubahan rasa dan kualitas produk yang dapat memengaruhi pengalaman kuliner kamu.

6. Menyesuaikan dengan Kebutuhan

Setiap orang memiliki kebutuhan kesehatan yang berbeda. Misalnya saja, kamu memang sedang menjalani program diet tertentu atau sedang mengurangi gula, bisa pilih kecap yang less sugar, less kalori, dan less natrium.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleManga Noragami Berakhir Usai 14 Tahun, Bab Terakhir Telah Dirilis
Next Article Prabowo Subianto Diteriaki ‘Prabowo Gemoy’ di KPU: Arti dan Asal-usul Kata Gemoy”
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,952 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,821 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,794 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?