RELUNG.ID – Menggunakan softlens terkandang sudah menjadi keharusan untuk sebagian orang. Karena bisa membangkitkan kepecayaan diri khususnya kaum hawa.
Nah sebenarnya menggunakan soflens sangat berbahaya untuk kesehatan mata. Dilansir dari halodoc ini 7 efek berbahaya menggunakan softlens. Simak dibawah ini :
1. Softlens memicu mata kering
Mengenakan lensa kontak dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan mata kering. Studi dalam jurnal Optometry and Vision Science menyebutkan, sekitar setengah dari pengguna softlens mengalami mata kering.
Gangguan ini berisiko membuat mata terasa sakit, terbakar, atau sensasi berpasir seperti ada yang mengganjal. Dampak lainnya berupa penglihatan kabur dan rasa tidak nyaman pada mata.
Baca Juga: Ini 5 Cara Atasi Hidung Tersumbat untuk Bayi
2. Mata merah
Mata merah atau konjungtivitis bisa menimbulkan berbagai komplikasi, bergantung pada penyebabnya. Misalnya, infeksi dapat terjadi karena bakteri yang masuk ke aliran darah dan menyerang jaringan tubuh.
Jika tetap menggunakan lensa kontak, infeksi bisa menjurus ke telinga bagian tengah, bahkan menyerang lapisan pelindung saraf tulang belakang otak. Dampak lain yang mungkin terjadi adalah keratitis.
Keratitis merupakan peradangan pada kornea mata, sehingga pengidap lebih sensitif terhadap kilatan cahaya. Lebih parahnya, gangguan mata ini bisa memicu kebutaan jika luka muncul pada kornea mata.
3. Softlens memicu abrasi kornea
Abrasi kornea adalah dampak penggunaan lensa kontak yang menyebabkan goresan pada mata (abrasi). Gejalanya berupa rasa tidak nyaman dan sakit yang cukup parah. Gangguan ini bisa berujung pada penurunan kemampuan penglihatan.
Selain itu, studi dalam BMJ Journal menyebutkan, lensa kontak dapat membahayakan epitel kornea. Sebab, softlens bertindak sebagai vektor patogen yang memfasilitasi perkembangan keratitis bakteri. Penumpukan bakteri inilah yang meningkatkan risiko abrasi kornea.
4. Infeksi dan ulkus kornea
Ulkus kornea merupakan kondisi gawat darurat medis yang memerlukan penanganan segera. Kondisi ini muncul dengan gejala berupa mata berair, merah, pandangan kabur, dan pembengkakan kelopak mata.
Baca Juga: Jangan Dilarang! Ini 6 Manfaat Anak Ikut Lomba 17 Agustus
Studi dalam Malaysian Family Physician menyebutkan, ulkus kornea yang terjadi karena infeksi merupakan salah satu penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Faktanya, pengidap ulkus kornea terkait dengan pengguna softlens cenderung meningkat. Terutama jika tidak mengikuti instruksi dalam menggunakan lensa kontak.
5. Mata kekurangan oksigen
Peran oksigen pada mata tidak berbeda dengan organ penting lainnya, seperti jantung, paru-paru, dan otak. Namun, kandungan oksigen pada mata bisa menurun jika kamu tidak kebersihan lensa kontak dengan baik.
6. Memakai softlens bisa sebabkan ptosis
Ptosis adalah gangguan yang membuat kelopak mata tampak turun dan terlihat seperti orang mengantuk. Masalah ini terjadi karena cairan seperti air liur yang bergerak masuk dalam jaringan dan menarik kelopak mata.
Kondisi ini juga bisa menyebabkan mata lengket dan sulit terbuka. Informasi lain seputar ptosis bisa kamu baca dari artikel Mata Sayu Sebelah, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya.
7. Penurunan refleks kornea
Refleks kornea adalah gerakan alami yang terjadi ketika ada bahaya. Refleks ini juga bertujuan untuk melumasi mata dan mencegah benda asing masuk ke dalamnya. Faktanya, terlalu sering menggunakan lensa kontak bisa menurunkan gerakan spontan tersebut.

