Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Ini 7 Makanan Bisa Bikin Awet Muda dan Panjang Umur
Lifestyle

Ini 7 Makanan Bisa Bikin Awet Muda dan Panjang Umur

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda20/10/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kunci utama sehat dan berumur panjang adalah makanan yang kita konsumsi. Terlebih lagi makanan yang pas juga bisa membuat kita awet muda.

Dilansir dari honestdocs.id ini ada 7 makanan bisa bikin awet muda dan panjang umur. Simak dibawah ini :

1. Ikan Berlemak

Beberapa jenis ikan berlemak seperti salmon, ikan kembung, sarden ataupun tuna kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta mengurangi risiko timbulnya penyakit kardiovaskular dan Alzheimer.

Maka dari itu, pastikan untuk rutin mengonsumsi ikan berlemak maupun ikan air tawar lainnya 4 kali seminggu. Untuk manfaat terbaik, sebaiknya ikan diolah dengan cara di pepes, di grill atau dijadikan sup.

2. Sayuran Cruciferous

Makanan sehat untuk umur panjang berikutnya berasal dari sayuran Cruciferous, yakni jenis sayuran yang merujuk pada genus Brassica. Contohnya seperti kubis, brokoli, kembang kol, pakcoy, lobak dan kale.

Jenis sayuran ini sangat kaya akan kandungan gizi, termasuk banyak vitamin (C, E, K dan folat), mineral (kalium, kalsium dan selenium) serta karotenoid seperti lutein, beta-karoten dan zeaxanthin.

Selain itu, di dalam sayuran Cruciferous juga terdapat senyawa glukosinolat. Pada dosis subtoksik, kelas senyawa organik yang mengandung sulfur dan nitrogen tersebut diketahui memiliki efek antikarsinogenesis, bersifat antimikroba dan dapat membantu memperlambat penurunan kognitif.

Baca Juga: Waspada! Ini 10 Penyebab Bibir Kedutan

3. Edamame

Ingin camilan enak, menyehatkan dan membantu untuk hidup lebih lama? Edamame jawabannya. Tanaman yang dikenal pula dengan sebutan kedelai Jepang ini begitu kaya akan isoflavon, yakni zat fitoestrogen yang bersifat anti-inflamasi, antioksidan, anti-kanker dan antimikroba.

Dalam sejumlah penelitian, diketahui bahwa konsumsi edamame setiap hari dengan jumlah cukup terkait dengan penurunan risiko kanker payudara dan osteoporosis pada wanita. Untuk memetik beragam manfaat edamame, nikmatilah dengan cara dikukus atau direbus terlebih dahulu.

4. Wortel

Wortel dikenal akan kandungan beta karotennya yang tinggi. Di dalam tubuh, beta karoten akan dikonversi menjadi vitamin A yang berperan penting dalam sistem kekebalan, penglihatan, reproduksi dan komunikasi seluler.

Betakaroten juga merupakan pigmen yang bermanfaat dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus sebagai perlindungan terhadap degenerasi makula terkait usia.

Agar kandungan gizi didalamnya tidak terbuang sia-sia, rebuslah wortel secara utuh terlebih dahulu selama 4-5 menit. Lantas, barulah dapat dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Selain itu, dapat pula dimasak dengan cara dipanggang dalam oven.

5. Alpukat

Makan sekitar 4 buah alpukat per minggu merupakan cara cerdas guna mewujudkan keinginan hidup yang lebih lama dan lebih sehat. Ini karena di dalam alpukat terkandung lemak sehat yang akan memfasilitasi penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, yakni vitamin A, D, E dan K.

Di samping itu, buah yang kabarnya berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah ini juga tinggi akan beta-sitosterol, suatu senyawa yang menurut para ahli dapat menurunkan kadar kolesterol darah.

Bahkan dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Seminars in Cancer Biology pada tahun 2007, diketahui bahwa buah ini dapat secara selektif menginduksi penangkapan siklus sel, menghambat pertumbuhan dan menginduksi apotosis pada jalur pra-kanker dan kanker. Dengan kata lain, buah alpukat dapat menekan sel kanker untuk berhenti tumbuh dan kemudian mati.

Baca Juga: Catat! Ini Manfaat Suplemen Vitamin D, Bisa Menjaga Kesehatan Otak

6. Biji-Bijian Utuh

Sebuah studi yang dilakukan di BMC Medicine menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak biji-bijian utuh setiap harinya dapat membantu mengurangi risiko kematian dari sejumlah penyebab, termasuk kanker dan diabetes hingga hampir 20%.

Studi baru yang dilakukan oleh tim Harvard Medical School pun menemukan hasil serupa. Dimana dari 367 ribu relawan yang turut berpatisipasi dalam NIH-AARP Diet and Health Study selama rata-rata 14 tahun, beberapa diantaranya yang mengonsumsi lebih banyak biji-bijian sebesar 1,2 ons/hari diketahui memiliki penurunan risiko kematian hingga 17% dibandingkan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit, yakni hanya sebesar 0,13 ons/hari.

Beberapa contoh biji-bijian utuh yang dapat dipilih sebagai penganan sehari-hari diantaranya seperti, quinoa, millet, oat, barley, sorgum dan beras merah.

7. Kacang-Kacangan

Menurut sebuah temuan dari hasil studi yang dilakukan oleh seorang profesor nutrisi dan epidemiologi dari Harvard School of Public Health, diketahui bahwa orang-orang yang gemar makan kacang setiap harinya memiliki peluang hidup lebih lama hingga 20% dibandingkan mereka yang jarang atau bahkan menghindarinya sama sekali.

Lebih jauh dijelaskan bahwasanya mengonsumsi kacang setiap hari dalam jumlah cukup, bermanfaat dalam menurunkan kadar LDL sekaligus meningkatkan kadar HDL, serta menurunkan tekanan darah dan respons tekanan darah terhadap stres.

Semoga bermanfaat

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMulai Ekspansi ke Layar Besar, Apple Dikabarkan Garap iPad Air 12,9 Inci
Next Article Ini 5 Zodiak Suka Gaya Glamor Walapun Hidup Sulit
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,937 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,807 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,780 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?