Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Ini Bahaya-bahaya Tidur setelah Sahur
Lifestyle

Ini Bahaya-bahaya Tidur setelah Sahur

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda16/03/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kalian harus tahu ternyata tidur setelah sahur sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Tentunya bahaya-bahaya itu akan mengintai kesehatan tubuh kalian.

Dikutip dari hellosehat.com serta halodoc.com beberapa masalah yang bisa timbul akibat tidur setelah sahur akan dipaparkan di bawah ini.

1. Menimbulkan sembelit

Bahaya yang bisa muncul ketika tidrur setelah sahur ialah sembelit. Tidur setelah sahur akan menyebabkan proses pencernaan makanan menjadi lambat. Makanan yang telah berdiam terlalu lama di perut yang tak segera dicerna bisa memicu gangguan seperti sembelit.

Usus akan menyerap banyak cairan pada feses, sehingga bisa menyebabkan feses kering serta padat. Apabila kamu akan BAB membutuhkan usaha keras untuk mengeluarkannya.

Terutama jika terjadi pada saat puasa risiko saat mengalami sembelit akan cenderung lebih besar, karena tubuh akan kekurangan cairan.

Baca Juga: Baca biar Tidak Kejadian! Kenalin Alasan Pasangan Berselingkuh!

2. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Bahaya yang selanjutnya apabila tidur setelah sahur ialah muncul GERD. GERD merupakan suatu kondisi dimana asam lambung naii hingga terasa ke tenggorokan dan seperti sensasi rasa terbakar di dada.

Tidur setelah sahur dapat memicu GERD yang memiliki gejala seperti rasa panas terbakar di ulu hati, asam pada bagian mulut, makanan terasa naik hingga ke kerongkongan, mual dan muntah dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya GERD jangan membiasakan tidur setelah sahur, ya.

3. Naik berat badan

Bukan rahasia lagi jika tidur setelah makan memang bisa memicu kegemukan. Tidur setelah makan sahur bisa menyebabkan pencernaan menjadi lambat.

Pasalnya, kalori apa yang telah dimakan seharusnya dibakar, namun karena tidur bisa menyebabkan penumpukan di tubuh hingga menjadi begah dan perut membuncit.

Oleh sebab itu, salah satu hal yang menyebabkan berat badan menjadi naik pasca puasa ialah karena kebiasaan tidur setelah sahur.

Baca Juga: Baca biar Tidak Kejadian! Kenalin Alasan Pasangan Berselingkuh!

4. Stroke

Percaya tidak jika kebiasaan tidur setelah sahur bisa menyebabkan stroke? Jenis stroke yang berkaitan langsung dengan tidur setelah sahur ialah stroke iskemik yang terjadi akibat penyumbatan pada pembulu darah otak.

Tidur setelah sahur dapat memperlambat kerja pencernaan hingga sulit untuk dicerna, sehingga untuk memperlancar kerjanya lambung membutuhkan asupan darah yang lebih banyak.

Padahal otak juga memerlukan asupan darah ketika kita tidur, sehingga bisa memicu kekurangan oksigen pada otak. Dalam jangka waktu yang panjang bila kebiasaan ini diterapkan terus-menerus bisa menyebabkan stroke.

5. Heartburn

Heratburn merupakan rasa sensasi terbakar yang terasa di dada hingga ke tenggorokan karena asam lambung yang naik. Hal ini bisa terjadi akibat kebiasaan tidur setelah sahur.

Setelah makan hendaknya kamu jangan langsung berbaring dan tidur ketika setelah sahur, karena makanan akan kesulitan bergerak ke bawah. Hal ini akan berisiko makanan akan kembali naik dan melukai lapisan kerongkongan, sehingga bisa berdampak pada ibadah puasa kamu yang akan terganggu.

Semoga bermanfaat, ya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSinopsis Anime Berserk Of Gluttony, Lengkap dengan Karakternya
Next Article Ikan Tenggiri Favorit Orang Palembang, Bermanfaat untuk Kesehatan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,994 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,865 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,837 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?