RELUNG.ID – Memilih sepatu anak jangan salah pilih karena bukannya untuk melindungi kaki malahan membuat luka lecet. Sepatu untuk melindungi anak cedera saat beraktifitas di luar ruangan.
Baca Juga: 5 Mainan yang Cocok untuk Anak Umur 1 Tahun
Dilansir dari Alodokter ini ada beberapa tips memilih sepatu untuk anak yang tepat :
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika memilih sepatu anak:
Sepatu anak dianjurkan memiliki sol dari bahan yang lentur dan tidak licin, sehingga anak tidak mudah terpeleset.
Pilih sepatu anak berbahan kulit atau kain yang lembut dan memiliki ventilasi udara yang baik agar kaki anak tidak mudah lembap dan mencegah berkembangnya kuman, terutama bila Si Kecil memiliki kondisi hiperhidrosis.
Pilih sepatu yang ukurannya pas dengan kaki anak, tidak terlalu besar atau kecil. Caranya adalah dengan menyelipkan kelingking di sela antara tumit dan sepatu. Jika celahnya lebih besar dari kelingking, sepatu dapat dinilai terlalu longgar. Sementara jika tidak ada celah, maka sepatu tersebut terlalu sempit.
Baca Juga: 5 Dampak Buruk Bayi Kelamaan di Ruang AC
Sepatu anak juga harus memiliki ruang yang cukup agar jari-jarinya dapat menekuk. Ruang ini diperlukan karena ukuran kaki Si Kecil masih terus tumbuh dengan cepat.
Usahakan membeli sepatu anak pada sore hari. Hal ini karena pada saat tersebut, kaki anak berada pada ukuran maksimal. Jika Anda membeli sepatu di pagi hari, bisa saja sepatu akan terasa sempit ketika dipakai di lain waktu.
Pilih sepatu anak dengan perekat velcroagar Si Kecil tidak mudah tersandung akibat tali sepatu yang lepas.
Jika dihadapkan pada pilihan model, pilihlah sepatu jenis sneaker yang dianggap lebih baik dan aman dibandingkan sepatu boot. Sepatu jenis ini tidak membatasi kaki anak yang masih terus tumbuh.
Perhatikan juga bentuk sepatu anak. Meski terlihat bagus, sepatu anak dengan ujung terbuka sebaiknya dihindari karena tidak memberikan perlindungan optimal pada kaki.
Dalam memilih sepatu anak, jangan tergoda untuk berhemat dengan memakaikan buah hati Anda sepatu bekas kakaknya, meskipun masih tampak baru. Ini karena bentuk kaki tiap anak unik sehingga tidak semua sepatu anak cocok saat dipakai. Jika sepatu tidak cocok, kaki anak justru bisa terluka dan melepuh.
Jangan pula tergoda dengan diskon yang membuat Anda membelikan sepatu anak dalam jumlah banyak sekaligus. Ingat, Si Kecil sedang dalam masa pertumbuhan, jadi mereka akan membutuhkan ukuran baru setiap 2–4 bulan.
Sepatu anak juga tidak harus memiliki harga yang mahal. Sepatu yang mahal biasanya lebih tahan lama. Namun, mengingat kaki anak masih terus tumbuh, sepatu tersebut tetap tidak akan bisa dipakai lagi setelah beberapa waktu, meski masih dalam kondisi baik.
Pastikan juga Anda memakaikan kaus kaki agar anak semakin nyaman saat memakai sepatu. Pemakaian kaus kaki bisa menghindarkan kaki anak dari gesekan dengan sepatu yang berisiko menyebabkan luka.
Semoga bermanfaat

