Rusia kembali melancarkan invasinya di Kota Zaporizhzhia, Ukraina, Jumat waktu setempat (30/9). Akibatnya, 23 orang tewas dan 23 lainnya luka-luka.
Dilansir dari Associated Press, Gubernur Regional Zaporizhzhia Oleksandr Starukh membuat pengumuman dalam sebuah pernyataan online pada hari Jumat.
Dia mengatakan pasukan Rusia menargetkan konvoi kemanusiaan menuju ke wilayah yang diduduki Rusia. Dia memposting gambar kendaraan yang terbakar dan mayat tergeletak di jalan.
Itu terjadi ketika Moskow bersiap untuk mencaplok empat wilayah ke Rusia setelah pemungutan suara referendum yang dikritik secara internasional, dengan todongan senjata sebagai bagian dari invasinya ke Ukraina.
Starukh mengatakan mereka yang berada dalam konvoi berencana melakukan perjalanan ke wilayah yang diduduki Rusia untuk menjemput kerabat mereka dan kemudian membawa mereka ke tempat yang aman. Dia mengatakan tim penyelamat berada di lokasi serangan.

