Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»IPM Meningkat, Angka Kemiskinan di OKU Menurun
Regional

IPM Meningkat, Angka Kemiskinan di OKU Menurun

alwiBy alwi28/12/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Badan Pusat Statistik (BPS) OKU mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah OKU mengalami peningkatan. Hal ini berdampak menurunnya angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Demikian terungkap saat audensi Kepala BPS OKU, Mukti Riadi dengan Pj Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, Rabu (28/12).

Berdasarkan catatan BPS OKU, IPM OKU pada tahun 2022 mencapai 70,24 tumbuh 0,83 persen atau meningkat 0,64 poin dibandingkan capaian tahun 2021. Peningkatkan ini menjadikan IPM OKU berada pada level atau kategori tinggi.

“IPM itu dibagi menjadi beberapa kategori, 70 kebawah itu disebut kategori sedang, 70 keatas disebut kategori tinggi, ditahun 2022 ini IPM OKU mencapai 70,24 artinya sejak berdirinya Kabupaten OKU ini baru pertama kali inilah pembangunan manusia di OKU berpredikat tinggi,” kata Kepala BPS OKU Mukti Riadi.

Peningkatan IPM di OKU ini dibarengi dengan penurunan angka kemiskinan di OKU, disebutkan Mukti persentase penduduk miskin di OKU pada tahun 2021 tercatat 12,26 persen, pada tahun 2022 angka ini turun menjadi 11.61 persen. “Dalam kurun 1 tahun terakhir, angka kemiskinan OKU turun sebesar 1,01 persen,” bebernya.

Menurut Mukti, memberantas atau mengurangi penduduk miskin itu bukanlah hal yang sederhana atau semudah membalikan telapak tangan, sehingga penurunan angka kemiskinan mencapai angka 1 digit lebih merupakan suatu prestasi yang sangat luar biasa.

“Hal ini juga diikuti oleh variasi lain yang direfrensikan kedalam angka kemiskinan juga mengalami penurunan, variasi angka kemiskian semakin mengecil yang menunjukan bahwa jika diberikan intervensi kebijakan pemerintah yang tepat, dalam memutus mata rantai kemiskinan di OKU akan bisa lebih efektif,” ujarnya.

Pada masa pandemic covid 19 kemarin, diakui Mukti semua daerah mengalami Shock, Ekonomi turun begitu juga pembangunan manusia yang terefleksi dari beberapa sektor khususnya kesehatan.

Menurut Mukti, ada 3 komponen pembentuk IPM, pertama dimensi kesehatan, kedua Pengetahuan atau Pendidikan dan yang ketiga adalah daya beli atau ekonomi. Ketika terjadi pandemic tentunya dimensi kesehatan mengalami gangguan yang terjadi secara massif.

“Tapi jika kita lihat data pandemic mulai terjadi diakhir tahun 2019 IPM OKU masih meningkat dari tahun 2018, 2020 puncak terjadi pandemic IPM kita turun kemudian recovery situasi menjadi baik pada tahun 2021 meningkat 69,60 dan melejit ditahun 2022 dengan Predikat Tinggi, dan ini pertama kali selama OKU berdiri,” tandasnya.

Sementara itu PJ Bupati OKU, Teddy Meilwansyah mengatakan pencapaian ini merupakan kerja keras dari seluruh pihak termasuk dukungan dari masyarakat.

“Pencapaian ini sangat luar biasa. Artinya program-program kerja kita tahun ini bisa dikatakan tepat sasaran dan memberikan dampak yang cukup positif dirasakan oleh masyarakat,” kata Teddy.

Menurut Teddy, pihaknya melakukan hal- hal ringan namun bermanfaat untuk masyarakat seperti pembagian bibit tanaman yang dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dengan memanfaatkan pekarangan rumah.

“IPM Kita meningkat dengan Predikat Tinggi dan ini pertama kalinya terjadi di OKU, kita wajib mensyukuri hal ini semoga kedepan IPM OKU semakin meningkat dan angka kemiskinan di OKU terus menurun,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePacar Dibentak, Even Marah dan Tusuk Novansyah Hingga Tewas
Next Article Permudah Pembayaran, LRT Sumsel Keluarkan Ribuan Kartu KRISS
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,917 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,789 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,762 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?