RELUNG.ID — Merespons serangkaian pembunuhan yang dilakukan oleh Israel terhadap tokoh perlawanan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan ratusan rudal ke lokasi militer Israel pada Selasa malam (1/10).
Operasi yang dinamakan True Promise II berlangsung beberapa jam dan menyaksikan para pemukim panik bersembunyi di tempat perlindungan saat serangan rudal terjadi.
Menurut laporan Mehr News Agency, rudal yang diluncurkan terdiri dari tiga jenis: rudal balistik Ghadr, Emad, dan rudal hipersonik terbaru Fattah, dengan klaim 90 persen peluncurannya mengenai sasaran.
Rudal Ghadr, yang diperkenalkan pada tahun 2005, merupakan varian dari rudal balistik Shahab-3 dengan jangkauan hingga 1.950 km.
Rudal Emad adalah versi yang disempurnakan dari Ghadr dengan akurasi yang ditingkatkan, sementara Fattah-1, yang diresmikan pada Juni lalu, adalah rudal hipersonik dengan jangkauan 1.400 km dan kecepatan terminal Mach 13 hingga 15.
Ini menjadikan Iran sebagai salah satu negara yang menguasai teknologi rudal hipersonik, bersanding dengan Rusia, Tiongkok, dan India.[TRA]

