RELUNG.ID — Israel melanjutkan serangan udara ke Lebanon, menghancurkan sebuah apartemen di distrik Kola, Beirut, pada Senin dini hari (30/9), yang mengakibatkan setidaknya dua orang tewas.
Ini merupakan bagian dari serangkaian serangan yang intensif, termasuk serangan terhadap milisi Houthi di Yaman dan target Hizbullah di Lebanon.
Pada hari sebelumnya, serangan Israel menewaskan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, dan dilaporkan menyebabkan 105 kematian di Lebanon pada hari Minggu.
Kementerian Kesehatan Lebanon menyebutkan lebih dari 1.000 warga tewas dan 6.000 terluka dalam dua minggu terakhir, sementara satu juta orang telah mengungsi dari rumah mereka.
Serangan ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut di kawasan Timur Tengah, dengan potensi keterlibatan Iran dan Amerika Serikat sebagai sekutu Israel.
Kementerian kesehatan Houthi juga melaporkan empat kematian dan 29 luka-luka akibat serangan di Pelabuhan Hodeidah, Yaman, yang dianggap sebagai respons terhadap serangan rudal Houthi oleh Israel.[TRA]

