RELUNG.ID- Istri pertama dari mantan anggota DPRD Kota Palembang, M Syukri Zen, yakni Yati Erika, mendatangi Mapolrestabes Palembang pada Senin (21/4/2025) siang.
Kedatangannya bersama tim kuasa hukum bertujuan untuk mendampingi sang suami yang tersandung kasus dugaan penganiayaan terhadap mantan istri sirinya, berinisial PW.
Yati hadir bersama kuasa hukum Syukri Zen, Titis Rachmawati, untuk memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang berkembang di masyarakat.
Titis menegaskan bahwa motif penganiayaan yang dilakukan kliennya bukan karena persoalan asmara seperti yang banyak diberitakan.
“Kami ingin luruskan bahwa isu yang beredar soal Pak Syukri ingin rujuk lalu ditolak, itu tidak benar. Tidak ada motif asmara. Yang sebenarnya terjadi adalah adanya tuntutan materi terhadap PW yang belum diselesaikan,” ujar Titis kepada awak media.
Menurut Titis, M Syukri Zen datang menemui PW bukan untuk membicarakan hubungan pribadi, melainkan menagih hak atas sejumlah aset yang disebut merupakan hasil pencarian bersama dengan istri sah.
“Pak Syukri berkali-kali meminta surat tanah yang dipegang oleh PW, tapi tidak pernah diberikan. Klien kami merasa tanah tersebut bukan milik pribadi PW, melainkan hasil dari pencarian bersama dengan istri sahnya, Ibu Yati,” tambah Titis.
Lebih lanjut, Titis juga menegaskan bahwa PW bukanlah istri sah secara hukum, melainkan istri siri yang dinikahi tanpa seizin istri pertama. Menurutnya, hubungan antara kliennya dan PW telah berakhir sejak beberapa minggu lalu melalui proses perceraian yang disebut dilakukan secara “dipaksakan”.
“Kejadian kemarin adalah akumulasi dari konflik yang sudah berlangsung cukup lama. Pak Syukri sebenarnya ingin menyelesaikan masalah dengan baik, namun akhirnya dilaporkan dengan tuduhan pengancaman dan berujung pada proses hukum,” jelasnya.
Meski begitu, Titis menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. Ia juga menekankan bahwa istri sah, Yati Erika, tetap setia mendampingi suaminya dalam menghadapi permasalahan ini.
“Bagaimanapun juga, Ibu Yati masih mencintai suaminya dan mau menerima dalam kondisi apapun,” tutup Titis.[DNP]

