RELUNG.ID – Boruto Uzumaki tiba-tiba menjadi buronan desa Konoha karena telah membunuh ayahnya sendiri Naruto Uzumaki. Hal itu adalah mimpi yang sangat buruk apa lagi menjadi kenyataan.
Untuk menjadi buronan Konoha Boruto masih terlalu lemah. Karena level desa lain masih dibawah Konoha. Bahkan desa lain meminta bantuan Konoha dengan memberikan uang dalam bentuk misi.
Di level Boruto Uzumaki masih terlalu lemah untuk menghadapi desa Konoha sendirian. Boruto juga sempat mati hanya dengan satu serangan dari Kawaki.
Baca Juga: FAKTA BORUTO! Kawaki Itu Egois dan Memikirkan Diri Sendiri
Ini alasan kenapa desa Konoha sangat kuat
1- Shinobi terkuat dari berbagai level
Konoha mempunyai shinobi mulai dari level Genin, Chunin dan Jonin. Mereka inilah yang menyelesaikan semua misi yang ada di seluruh dunia shinobi.
Mulai misi mencari binatang peliharan pun desa lain meminta bantuan para Genin dari desa Konoha. Bahkan Boruto sendiri masih berlevel Genin
Kalau Konoha mengerahkan semua kekuatan shinobi memburu Boruto tentunya akan merepotkan. Terlebih telah membunuh Hokage ketujuh
2- Masih memiliki dua mantan Hokage
Tsunade dan Kakahi dua mantan Hokage di desa Konoha masih hidup. Dua sosok itu sangat ditakuti dan memiliki keahlian masing-masing. Apabila desa Konoha membutuhkannya mereka akan siap turun.
Baca Juga: Momoshiki Bikin Kawaki Deg-degan! Makanya Ingin Cepat Bunuh Boruto
3- Kabuto dan Orochimaru
Dua orang dengan kekuatan monster Orochimaru dan Kabuto bergabung kembali bersama desa Konoha. Kabuto menjadi kepala panti asuhan Konoha dan Orochimaru menjadi sekutu Konoha dengan menitipkan anaknya bersekolah di Konoha.
Keduanya juga menjadi kekuatan yang membuat desa lain gemetar. Kalau diberikan perintah Konoha mereka pastinya akan menjalan misi dari Konoha.
4- Desa paling maju
Desa Konoha sendiri yang paling maju dari seluruh desa yang lain. Konoha juga memiliki beragam peralatan ninja saint.
Ada banyak lainnya kekuatan desa Konoha, dengan kekuatan itu Boruto disinyalir masih cukup lemah untuk berhadapan dengan desa Konoha.

