RELUNG.ID – Ruas Tol Palembang-Betung direncanakan menjadi jalur alternatif untuk arus mudik dan balik Lebaran 2025 mendatang.
Hal ini bertujuan mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Lintas Timur, terutama di kawasan simpang Betung-Palembang, yang sering dipadati kendaraan hingga puluhan kilometer.
Namun, saat melakukan survei ke ruas tol tersebut, Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Suwandi mengungkapkan masih banyak kendala yang ditemukan di lapangan.
“Tidak ada perubahan signifikan dari kondisi tahun lalu,” ujar AKP Suwandi.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi jalan tol yang dinilai rawan menyebabkan kecelakaan, seperti pecah ban pada kendaraan roda empat.
“Beberapa titik cukup rawan pecah ban jika dilihat dari kondisi jalan saat ini,” tambahnya.
Meski begitu, tol ini tetap diproyeksikan dibuka secara fungsional saat arus mudik, terutama untuk mengurangi beban di jalur utama.
AKP Suwandi mengatakan, pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada pengelola jalan tol, PT Hutama Karya (Persero), untuk segera melakukan perbaikan, seperti penimbunan di sejumlah titik yang rusak.
“Dengan beberapa perbaikan, kami harap akses jalan tol ini bisa lebih aman dan lancar dilalui oleh pemudik,” jelasnya.
Sebagai catatan, kemacetan panjang di kawasan simpang Betung-Palembang juga sempat menjadi sorotan pada arus mudik 2024 lalu.
Diharapkan dengan pembukaan ruas tol secara fungsional dan adanya perbaikan, pemudik tahun ini dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman tanpa terkendala kemacetan maupun masalah infrastruktur.
“Harapannya lalu lintas mudik Lebaran tahun ini bisa lebih baik lagi,” tandasnya. (RDK)

