RELUNG.ID – Kondisi modernisasi dan masuknya budaya asing tentunya tidak terelakan, tak terkecuali di Sumsel.
Karena itu, perlu sebuah pagar untuk membatasi modernisasi dan masuknya budaya asing ini.
Salah satunya yaitu melalui anjungan dan mengaktivasi kembali adat-adat yang ada di Sumsel.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! 5 Cara Merawat Anak Derita Asma
Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, penyelenggaran Festival Anjungan dan Pekan Ada di Sumsel ini sangat baik. Bahkan, dia pun meminta agar lebih ditingkatkan lagi sehingga dapat menarik minat para pengunjung untuk datang ke Sumsel.
Dia juga merasa takjub melihat areal anjungan yang memiliki infrastruktur yang lengkap sehingga layak menjadi lokasi berbagai event sehingga akan lebih dikenal masyarakat secara luas.
“Ini adalah pagar, disaat modernisasi dan untuk menjaga dari budaya asing yang masuk,” katanya.
Baca Juga: Kecanduan Belanja Online, Ini Tips Ampuhnya
Menurutnya, Dekrnasda Sumsel dan segenap OPD membidangi menyadari bahwa semua punya tangggung jawab untuk menjaga itu untuk generasi kedepan agar mereka mengenal bagaimana adat, kuliner dan budaya yang ada di Sumsel
Karena itu, dia pun meminta Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel agar angjungan yang sudah ada dijadikan destintasi bagi setiap wisatawan.
Mengingat, selain bangunan yang megah dan hiasan karya seni. Anjungan ini akan menjadi role model rumah adat berikutnya.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Benjolan Payudara saat Menyusui
“Jangan sampai diklaim orang lain. Meskipun kita dari rumpun melayu, tapi harus ada identitas tersendiri dengan di daftarkan hak cipta atau kekayaan Intelektual di Kemenkumham termasuk juga kuliner,” terangnya.
Dia juga mengingatkan dalam pelaksanaan pekan adat ini agar para Ketua adat Kabupaten kota untuk segera dibenahi kepengurusannya, serta mengaktivasi kembali sampai ke tingkat desa.
“Kepengurusan lembaga adat ini bukan hanya mengurus identitas organisasi tertentu tapi juga untuk penahan agar tidak terpengaruh budaya lain,” pungkasnya.
Baca Juga: Ini 9 Makanan yang Bisa Atasi Nyeri Punggung
Sementara itu, Kepala Disbudpar Sumsel, Aufa Syahrizal mengatakan, tujuan Festival Anjungan dan Pekan Adat ini untuk menampilkan ragam kebudayaan yang ada di Sumsel dan menjaga nilai budaya serta sejarah yang ada di kabupaten/Kota se Sumsel.
“Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3-5 Agustus 2023 bertempat di Kawasan Anjungan Sumsel Dekranasda jakabaring Palembang,” tegasnya.

