RELUNG.ID – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Empat Lawang yang dijadwalkan pada 19 April 2025.
Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Empat Lawang terus menggencarkan patroli dan pendekatan ke masyarakat desa demi memastikan situasi politik dan keamanan tetap kondusif.
Salah satu kegiatan strategis dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pendopo, Brigpol Mustaqpirin, yang pada Jumat pagi (11/4) melaksanakan program Sambang Door to Door System (DDS) di Desa Karang Caya, Kecamatan Pendopo.
Dengan penuh keakraban, Brigpol Mustaqpirin menyapa warga secara langsung, berdialog dari rumah ke rumah, serta menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat terkait keamanan lingkungan menjelang PSU.
Dalam kesempatan tersebut, ia tak hanya mendengarkan masukan, tetapi juga aktif memberikan imbauan agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu-isu politik yang belum tentu benar. Ia mengajak warga untuk menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang berpotensi menciptakan kegaduhan politik.
“Menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama. Kami hadir untuk mendengar dan memastikan masyarakat merasa aman, apalagi menjelang PSU yang rentan dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab,” katanya.
Langkah pendekatan humanis ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Mereka menyambut baik kehadiran polisi di tengah desa, yang dinilai mampu menciptakan rasa tenang di tengah dinamika politik yang mulai memanas.
Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi sebelumnya telah menegaskan komitmen pihaknya untuk menjaga netralitas dan menciptakan iklim demokrasi yang sehat di daerah tersebut.
Rangkaian kegiatan sambang desa ini menjadi bukti konkret bahwa kepolisian tak sekadar menjaga keamanan fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan warga.
Dengan sisa waktu beberapa hari menuju PSU, sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan semakin kuat agar proses demokrasi di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati dapat berjalan damai, aman, dan bermartabat. (SLM)

