RELUNG.ID- Warga Desa Pajar Bakti, Kabupaten Empat Lawang, mengeluhkan kondisi jalan penghubung desa mereka menuju Pasar Tebing Tinggi yang kini makin memprihatinkan. Jalur yang menjadi akses utama warga itu kini berubah menjadi lintasan penuh semak belukar akibat rumput liar yang tumbuh tak terkendali.
Rumput liar tersebut bahkan telah menutupi bahu dan sebagian badan jalan, sehingga mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari atau saat hujan turun.
“Saat melintas, pandangan kami terganggu karena rumput liar menutupi sebagian jalan. Ini sangat membahayakan,” ungkap Joni, salah satu pengendara yang rutin melewati jalan tersebut, Rabu (28/5/2025).
Keluhan senada juga disampaikan warga lainnya, Maikel. Ia menuturkan kekhawatirannya jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan dari pihak terkait.
“Kami minta perhatian dari pemerintah desa. Jangan sampai harus ada korban dulu baru ada tindakan,” ujarnya.
Menurut warga, kondisi tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Namun, belum terlihat adanya langkah konkret dari pemerintah desa untuk membersihkan atau merawat jalan. Rumput liar bahkan semakin menjalar hingga ke tengah jalan, memperparah kondisi.
Warga mendesak agar pemerintah desa segera mengambil tindakan nyata sebelum jalan makin sulit dilalui dan memicu kecelakaan lalu lintas. Selain sebagai jalur utama aktivitas warga, jalan ini juga menjadi nadi pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kalau terus dibiarkan, bukan hanya merugikan pengguna jalan, tapi juga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat yang setiap hari mengandalkan jalur ini,” tambah Maikel.
Sebelumnya, Pj Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri, telah mengimbau seluruh kepala desa untuk memperhatikan kondisi lingkungan di wilayah masing-masing, termasuk jalan yang menyempit akibat rumput liar agar segera dibersihkan demi keselamatan warga.[SLM]

