RELUNG.ID – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) memicu longsor di RT 01 Kelurahan Bingin Teluk. Badan jalan di tepi Sungai Rawas ambruk, bahkan puluhan rumah warga dan SD Negeri 4 Bingin Teluk kini terancam ikut hanyut.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sebagian besar badan jalan telah tergerus derasnya arus Sungai Rawas. Untuk mencegah korban jiwa, petugas memasang garis police line dan menutup akses agar warga tidak melintas di area longsor.
Salah seorang warga, Elika (35), menuturkan longsor terjadi akibat kombinasi hujan deras dan naiknya debit air sungai.
“Jalan itu putus karena hujan deras dan terjangan air Sungai Rawas saat banjir. Sekarang rumah-rumah dan sekolah juga terancam ikut longsor,” ujarnya, Jumat (3/10).
Ia mengungkapkan, kerusakan tebing tersebut sebenarnya sudah lama terjadi. Namun, hingga kini belum ada langkah nyata dari pemerintah untuk membangun tembok penahan.
“Kalau dari dulu pemerintah cepat tanggap, mungkin tidak separah ini. Sekarang rumah dan sekolah tinggal menunggu waktu jatuh ke sungai,” keluhnya.
Senada disampaikan Andri (40), warga setempat, yang berharap pemerintah segera turun tangan sebelum bencana semakin meluas.
“Kami minta pemerintah sigap membangun tembok penahan tebing. Jangan tunggu ada korban dulu baru bertindak,” tegasnya.
Hingga kini, warga Bingin Teluk masih waspada terhadap kemungkinan longsor susulan, mengingat hujan masih sering turun dan arus Sungai Rawas terus meningkat. (LTM)

