RELUNG.ID – Sejumlah warga di empat desa di Muba mengancam akan memasang portal di sejumlah jalan.
Hal ini menyusul kerusakan jalan yang terjadi di empat desa tersebut.
Kerusakan jalan ini diakibatkan truk perusahaan yang kerap melintas di empat desa di Muba ini.
Baca Juga: 1.200 Personel Polisi Diterjunkan Amankan Peringatan Hari Buruh di Palembang
Keempat desa yaitu Desa Macang, Sakti-Mangunjaya, Kecamatan Babat Toman, Desa Sanga Desa, Desa Bumi Kencana dan Desa Panca Tunggal, Kecamatan Sungai Lilin, Muba. Akibat kerusakan tersebut, warga meminta perusahaan untuk bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang terjadi di empat desa tersebut.
Kadin Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga mengaku, pihaknya telah berkali-kali menegur perusahaan tersebut, dan akan menjadwalkan perusahaan untuk datang pada 12 Mei 2023. Sembari menyiapkan langkah darurat.
“Pak Pj Bupati Muba juga telah melayangkan usulan pembangunan ke dua ruas jalan yang melewati empat desa itu kepada Kementerian PUPR,” katanya.
Dia mengakui saat ini, APBD Muba berkisar Rp4 triliun. Namun, untuk menuntaskan jalan menjadi mantap 75 persen, dibutuhkan setidaknya dana Rp3 triliun. Sedangkan, APBD ini bukan hanya pembangunan infrastruktur melainkan untuk pendidikan, kesehatan dan anggaran lainnya.
Baca Juga: Snapdragon 8 Gen 3 hadir dengan inti utama 3,7GHz
“Karena itu, perbaikan jalan ini akan diusulkan jalan melalui APBN, dan surat usulan sudah dilayangkan ke KemenPUPR,” ujarnya.
Sejauh ini, sejumlah perusahaan ikut menyumbang kerusakan jalan ini mulai dari perusahaan batubara, dan kelapa sawit telah ditegur dan diajak duduk bersama. Namun, tidak komit. Karena itu, warga kini mengancam untuk memasang portal.
“Warga ini sangat terganggu oleh aktivitas truk perusahaan khususnya yang bertonase overload,” pungkasnya.

