RELUNG.ID- Jalur lintas Lahat–Pagar Alam, tepatnya di kawasan Liku Lematang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, masih menuntut pengendara untuk ekstra hati-hati saat melintas.
Pasalnya, di kawasan tersebut masih terdapat beberapa titik rawan longsor yang berpotensi membahayakan para pengguna jalan.
Salah seorang pengendara, Hendi Feriza (45), warga Kabupaten Lahat, mengaku sempat mengalami hambatan perjalanan saat melintasi kawasan itu karena adanya tanah longsor yang tengah dibersihkan oleh petugas terkait.
Ia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian serius untuk mengatasi persoalan tersebut agar masyarakat yang melintas di jalur tersebut merasa lebih aman.
“Dua hari lalu kami terpaksa mencari jalur lain karena ada pembersihan sisa longsoran di Liku Lematang. Kami harap pemerintah bisa mengantisipasi hal ini, apalagi sebentar lagi kawasan ini akan semakin ramai oleh kendaraan pemudik,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagar Alam, John Hasman, mengakui kawasan Liku Lematang memang rawan terjadi longsor di beberapa titik.
Ia menjelaskan, sekitar sepekan sebelumnya telah terjadi longsor dari tebing setinggi sekitar tujuh meter yang menyebabkan material tanah menutupi badan jalan. Akibatnya, arus kendaraan dari arah Pagar Alam maupun Lahat sempat terhenti selama beberapa jam.
“Hal ini sudah kami sampaikan kepada pemerintah provinsi karena jalur ini merupakan kewenangan mereka. Namun untuk penanganan darurat, kami bersama Dinas PUTR dan Dinas Perhubungan selalu siaga di lokasi,” katanya.[YKP]

