Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Jam Ampera Sering Mati, Ternyata Bukan Pakai Baterai
Regional

Jam Ampera Sering Mati, Ternyata Bukan Pakai Baterai

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda21/04/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Landmark Kota Palembang. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Jam ikonik di Jembatan Ampera Palembang kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, jam yang menempel di bagian atas jembatan tersebut sering mati atau menunjukkan waktu yang tidak sesuai.

Kondisi ini kerap dikeluhkan warga karena dianggap mengganggu estetika serta citra kota, apalagi mengingat Jembatan Ampera adalah simbol kebanggaan masyarakat Palembang.

Namun, tahukah Anda? Jam Ampera ternyata tidak menggunakan baterai, melainkan bergantung penuh pada daya listrik. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sumatera Selatan, Nugraha.

“Jam di Jembatan Ampera bergerak dengan daya listrik. Jadi kalau ada pemadaman atau tegangan listrik turun, jam bisa langsung berhenti atau melambat,” ujarnya, Senin (21/4/2025).

Ia menambahkan, rencana perbaikan sistem jam sebenarnya telah diajukan untuk tahun 2025 agar jam tak lagi bergantung pada listrik. Namun, sayangnya, anggaran untuk proyek tersebut terdampak oleh kebijakan efisiensi sehingga belum bisa direalisasikan.

“Sekarang kami sedang upayakan agar tetap bisa memperbaiki jam dengan dana yang tersedia,” kata Nugraha.

Menanggapi kondisi ini, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan keprihatinannya. Ia mengatakan bahwa perbaikan jam Ampera terkendala birokrasi yang rumit karena harus mendapat izin dari Balai Jalan Nasional dan PJN Wilayah III Sumsel.

“Saya sudah berusaha memperbaiki jam itu, tapi harus melalui prosedur berjenjang. Padahal keinginan kita jelas: segera fungsikan kembali jam agar sesuai waktu nyata,” ujar Dewa.

Keluhan masyarakat terhadap kondisi jam Ampera pun membanjiri media sosial dan pesan pribadi wali kota. Banyak yang merasa citra kota terganggu karena ikon utama Palembang terlihat tak terawat.

“Banyak laporan dari warga yang masuk ke saya lewat DM Instagram dan WhatsApp pribadi. Mereka menyayangkan kondisi ini dan minta segera diperbaiki,” tambahnya.

Pihak PJN Wilayah III pun membuka pintu kerja sama jika Pemkot Palembang memiliki inisiatif atau solusi teknis untuk memperbaiki jam tersebut.

“Kami siap fasilitasi jika Pemkot memiliki cara untuk memperbaikinya,” tutup Nugraha.

Dengan statusnya sebagai ikon kota, nasib jam Jembatan Ampera kini jadi perhatian serius. Masyarakat berharap agar koordinasi lintas lembaga bisa lebih cepat dan solusi konkret segera diwujudkan.[THQ]

 

 

Ampera Jam Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWaspada Musim Pancaroba, Warga Sumsel Diimbau Jaga Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan
Next Article Libur Panjang Lebaran Bikin Harga Ayam Anjlok
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,888 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,760 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,734 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?