RELUNG.ID – Laga sarat gengsi akan tersaji di pekan ke-21 Championship 2025/2026 saat Sumsel United menjamu Sriwijaya FC pada 28 Februari mendatang pukul 20.30 WIB. Namun bagi Laskar Juaro, pertandingan ini bukan sekadar derby, melainkan pintu krusial menjaga asa promosi ke Super League musim depan.
Pelatih kepala Sumsel United, Nilmaizar, menegaskan bahwa tujuh laga tersisa di putaran ketiga menjadi penentu nasib timnya. Ia menyebut seluruh pertandingan ibarat partai final yang tak boleh disia-siakan, terlebih duel melawan rival sekota di bulan Ramadan.
“Semua sisa pertandingan ini final. Tidak ada istilah laga biasa, apalagi kita akan menghadapi Sriwijaya FC di bulan puasa. Mental dan fokus pemain harus benar-benar siap,” tegas Nilmaizar.
Musim ini, duel Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut berjalan menarik. Pada pertemuan pertama, Sumsel United ditahan imbang Sriwijaya FC dengan skor 1-1. Namun di laga berikutnya, Laskar Juaro tampil menggila dengan kemenangan telak 5-0 atas Laskar Wong Kito.
Catatan itu menjadi modal penting jelang pertemuan ketiga. Selain gengsi, kemenangan akan memperkokoh posisi Sumsel United di papan atas klasemen demi membuka jalan ke kasta tertinggi kompetisi musim depan.
Setelah derby, ujian berat telah menanti. Sumsel United dijadwalkan bertandang ke markas Adhyaksa FC Banten pada 28 Maret, atau seusai libur Lebaran. Berikutnya, mereka akan menghadapi rangkaian laga padat melawan Persiraja Banda Aceh (4/4), menjamu Bekasi City (12/4), menghadapi Persikad (18/4), bertamu ke PSPS Pekanbaru (26/4), dan menutup putaran dengan menjamu Persekat (2/5).
Nilmaizar menekankan, timnya tidak boleh membeda-bedakan laga kandang maupun tandang. Ia telah meminta jajaran pelatih memastikan setiap pemain dalam kondisi siap tempur kapan pun dibutuhkan.
“Kita tidak mengenal istilah home atau away. Semua sama pentingnya. Siapa pun pemainnya harus siap bermain berapa pun menit yang diberikan,” ujarnya.
Dengan tujuh laga tersisa, konsistensi menjadi kunci. Sumsel United menargetkan hasil maksimal demi menjaga peluang promosi. Nilmaizar menyebut timnya memang dibangun untuk bersaing di papan atas.
“Target kita jelas. Tim ini didesain untuk tetap berada di papan atas dan berjuang ke Super League,” tandasnya.[THQ]

