RELUNG.ID – Sebuah kapal selam yang membawa wisatawan dilaporkan menghilang di Samudera Atlantik.
Kapal selam tersebut membawa wisatawan untuk tour melihat bangkai kapal Titanic.
Hingga saat ini, proses pencarian dan penyelematan masih terus dilakukan.
Baca Juga: Jelang Debutnya 26 Juli, Mitsubishi Bocorkan Desain Triton 2024 ‘Beast Mode’
Kapal selam tersebut merupakan milik OceanGate Expedition. Dalam pernyataannya mereka mengakui jika kapal selam miliknya hilang bersama orang didalamnya.
Saat ini, pihaknya masih terus menjajaki dan memobilisasi semua opsi untuk membawa kru kembali dengan selamat.
Meski demikian, perusahaan tidak memberitahukan berapa orang di dalam kapal selam tersebut.
Baca Juga: Diet Telur Rebus Efektif Cepat Kurus, Ini Caranya
“Kami sedang bekerja menuju kepulangan yang aman dari anggota kru,” kata perusahaan.
Sementara itu, seorang pejabat setempat mengungkapkan setidaknya ada lima orang di dalam kapal selam ini. Mereka diantaranya operator dan empat penumpang.
Penjaga pantai AS di Boston, Letnan Jordan Hart juga menambahkan, hilangnya kapal selam ini terjadi pada Minggu pagi.
Baca Juga: Mandi Malam Baik untuk Kesehatan, Ini 4 Manfaatnya
Dimana, pihaknya masih melakukan pencarian dan penyelamatan sejak Senin kemarin.
Untuk diketahui, ekspedisi reruntuhan kapal Titanic dilakukan OceanGate di sekitar 400 mil tenggara pantai Newfoundland.
Pihaknya juga bergantung pada Starlink untuk komunikasi saat berada di atas kapal selam, karena tidak ada menara seluler di tengah lautan.
Kapal selam itu diyakini memiliki kemampuan bertahan 96 jam jika ada keadaan darurat di dalamnya.
Turis dapat membayar untuk menaiki kapal selam kecil untuk menjelajahi apa yang tersisa dari kapal penumpang Inggris tersebut.
OceanGate menerapkan tarif 250 ribu dolar AS untuk satu tempat dalam ekspedisi yang dijadwalkan selama delapan hari.

