RELUNG.ID – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai memasuki musim durian.
Hal ini membuat pedagang mulai menjamur menjajakan buah durian di setiap jalan protokol, salah satunya di Jalan Depati Said, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.
“Sehari bisa habis terjual 100 buah ,” kata pedagang durian, Saripah saat ditemui, Senin (16/12).
Untuk harganya sendiri, dia mengaku menjual mulai Rp35 ribu, Rp30 ribu. Bahkan, yang paling murah ada seharga Rp10 ribu, tergantung dari ukuran buahnya.
Menurutnya, durian yang ia jual merupakan asli Lubuklinggau yang diklaim kualitasnya manis dan memiliki isi daging yang tebal.
“Kebanyakan pembeli itu rata-rata dari Palembang yang kebetulan mampir, ada juga yang dari Bengkulu,” katanya yang sudah berjualan selama 10 hari ini.
Sementara itu, pedagang lainnya, Dianta menyebutkan, durian yang dijualnya tersebut berasal dari daerah Bukit Sulap dan Ulak Lebar yang mana sudah dipanen oleh para petaninya.
Dia mengaku, ini baru permulaan. Sebab diperkirakan puncak musim durian ini baru akan terjadi pada awal Januari mendatang.
“Mungkin, jelang akhir tahun nanti sudah mulai panen besar, dan harganya bisa murah lagi,” pungkasnya. (ANS)

