RELUNG.ID – Lonjakan pemesanan tiket kereta api di wilayah Divre III Palembang memasuki masa kritis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, mayoritas kursi untuk masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mulai menipis. Bahkan, beberapa relasi sudah hampir penuh.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengungkapkan bahwa dari total 53.640 kursi yang disiapkan selama 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, sebanyak 38.670 kursi telah terjual.
Tekanan permintaan ini semakin terasa menjelang tanggal-tanggal favorit libur panjang.
Relasi dengan tingkat okupansi tertinggi terjadi pada KA Bukit Serelo jurusan Kertapati–Lubuklinggau yang kini tinggal menyisakan sekitar 5 persen kursi. KA Ekspres Rajabasa menyusul dengan okupansi 91 persen.
Dua hari yang paling banyak diburu penumpang adalah 24 dan 28 Desember, yang kini hampir mencapai titik penuh.
Aida menilai tren tersebut sebagai sinyal bahwa masyarakat mempersiapkan perjalanan jauh-jauh hari, namun di sisi lain meninggalkan sebagian kecil pelanggan yang baru hendak memesan.
“Kami mengimbau warga tidak menunda. Begitu kuota habis, pilihan akan semakin terbatas,” ujarnya.
Bagi penumpang yang kehabisan tiket di relasi tertentu, KAI masih menyediakan alternatif melalui KA Sindang Marga yang ketersediaannya relatif aman, dengan okupansi baru sekitar 20 persen.
KAI mengingatkan penumpang untuk menghindari calo dan hanya membeli tiket melalui kanal resmi demi mencegah kerugian dan potensi penipuan.
Selain persoalan tiket, KAI juga menyoroti meningkatnya risiko keamanan barang bawaan di masa liburan yang ramai. Perusahaan meminta penumpang meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan batas barang bawaan agar perjalanan tetap nyaman dan tertib.
“Harapan kami, perjalanan Nataru tahun ini berjalan lancar tanpa pelanggaran atau insiden, sehingga semua penumpang bisa menikmati libur akhir tahun dengan aman,” tutup Aida. (KPB)

