RELUNG.ID — Cuaca ekstrem di Arab Saudi mencapai suhu 41 derajat Celsius, mengakibatkan sejumlah jemaah haji mengalami keluhan kesehatan seperti sakit kepala, sakit kaki, dan bibir pecah-pecah.
“Cuaca di Saudi saat ini sangat panas mencapai 41 derajat Celsius. Beberapa jemaah mengeluhkan sakit kepala, sakit kaki, dan bibir pecah-pecah. Kami mengimbau jemaah agar sering minum air putih dan menggunakan alat pelindung diri seperti penutup kepala dan alas kaki,” kata Tim Medis Kloter 3, Ramona Fitri, Kamis (23/5/2024).
Untuk mengatasi kondisi panas tersebut, jemaah diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama yang terpapar langsung sinar matahari.
Selain itu, mereka diimbau untuk minum air putih 300 ml setiap jam, menggunakan topi, payung, masker, dan menyemprotkan air ke wajah menggunakan botol spray yang telah diberikan saat di embarkasi.
Ketua Kloter 3, Saefudin, mengungkapkan bahwa 447 jemaah kloternya dijadwalkan bergerak dari Madinah menuju Mekah pada pukul 17.00 waktu setempat.
“Insya Allah pergerakan nanti sore berjalan lancar, berbagai imbauan telah kita sampaikan. Harapan kita semua jemaah kita bisa berangkat ke Mekah dengan lancar,” ujar Saefudin.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumsel, Armet Dachil, menyatakan bahwa hingga saat ini Embarkasi Palembang telah memberangkatkan 8 kloter, dengan jumlah mencapai 3.591 jemaah calon haji (JCH). Rinciannya, dari Sumsel 2.442 orang dan Bangka Belitung 1.109 orang, serta 40 petugas kloter.
“Hari ini masuk Kloter 9 yang merupakan kelompok terakhir dari gelombang I yang diberangkatkan dari Palembang menuju Madinah. Jumlah Kloter 9 sebanyak 450 orang berasal dari Palembang (187 orang) dan OKU Selatan (258 orang),” ujarnya.
Selanjutnya, kloter berikutnya, yaitu kloter 10-19, akan menjadi gelombang II yang diberangkatkan dari Palembang menuju Jeddah, kemudian dilanjutkan ke Mekah Almukarromah.[RG]

