RELUNG.ID — Kemungkinan Sekretaris PAN Sumsel, Joncik Muhammad, berpasangan dengan petahana Herman Deru di Pilgub Sumsel sepertinya tak bakal terwujud.
Koalisi TKN Prabowo-Gibran, hingga saat ini, belum memutuskan apakah akan berlanjut atau berpisah hingga pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 27 November 2024.
Jika koalisi berlanjut, jatah koalisi ini sudah diisi oleh Mawardi Yahya-Harnojoyo, yang merupakan Ketua TKD Prabowo Gibran serta Dewan Pembina Gerindra-Kader Demokrat Sumsel.
Jika tidak dipilih Mawardi-Harno, kemungkinan Joncik-Deru sulit terwujud karena petahana merupakan Ketua DPW NasDem Sumsel, sedangkan NasDem tidak masuk dalam koalisi TKN.
“PAN masih menunggu keputusan dari koalisi, apakah akan permanen pusat sampai daerah atau diserahkan ke partai masing-masing,” ungkap Joncik pada Rabu (20/3/2024).
Jika mengacu pada koalisi, kesempatan Joncik untuk maju di Pilgub akan sulit. Namun, jika koalisi berpisah, peluang Joncik maju di Pilgub bisa terwujud, termasuk menjadi bakal calon Wagub bersama dengan Herman Deru.
“Apapun perintah partai saya siap. Saya juga sudah melaporkan kepada pimpinan pusat partai tentang kepastian usulan Pilkada,” katanya.
Joncik menyatakan kesiapannya jika partai sudah memutuskan, termasuk jika dirinya tidak dimajukan untuk Pilgub Sumsel 2024.
“Prinsipnya, kita sangat siap maju, tetapi tergantung perintah partai. Apakah harus maju sebagai gubernur, wakil gubernur, atau bupati,” tukasnya.[RG]

