RELUNG.ID – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel semakin meluas.
Hal ini berdampak masuknya kabut asap di Kota Palembang.
Tak hanya itu, karhutla ini juga menyebabkan penurunan kualitas udara di Palembang.
Baca Juga: Samsung Menggunakan Grafis AMD untuk Chipset Exynos Kelas Menengah
Berdasarkan data dari Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada Sabtu kemarin (2/9), konsentrasi partikulat PM 2.5 mencapai angka 229.10 µg/m³ pada pukul 04.00 WIB.
Kemudian, pada pukul 10.00 WIB, konsentrasi partikulat menurun menjadi 55.20 µg/m³. Namun, pada pukul 11.00 WIB, konsentrasi partikulat kembali meningkat menjadi 102.8 µg/m³ dengan status kuning.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, menjelaskan bahwa
kondisi kualitas udara di Palembang sejak beberapa hari terakhir terpantau di status kuning.
Baca Juga: Google Foto Dapat Dukungan untuk Format Ultra HDR Baru di Android 14
“Penurunan ini terjadi karena adanya residu dari karhutla yang terus berlanjut,” katanya.
Selain itu, curah hujan di Sumsel pun terus mengalami penurunan. Bahkan, ada wilayah yang tidak mengalami hujan selama lebih dari 20 hari. Hal inilah yang membuat terjadinya kekeringan.
“Karena itu, potensi karhutla di sejumlah wilayah pun mengalami peningkatan,” terangnya.
Baca Juga: Ini 5 Manfaat Kaca Mata Anti Radiasi
Sementara itu, Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Ferdian Kristanto mengakui, sejak beberapa hari terakhir, asap dirasakan pagi dan malam di Kota Palmbang.
“Sumber asap ini terdeteksi dari TKP OKI, asap ini diprediksi ke arah Palembang,” katanya.
Saat ini pihaknya masih bekerja di lokasi untuk melakukan pemadaman. Dia mengaku, akses menuju karhutla ini lebih sulit. Selain itu, juga berada di lahan gambut dalam sehingga menyulitkan pemadaman.
Baca Juga: Tanpa Iritasi! Ini 5 Cara Aman Cukur Bulu Ketiak
Meski demikian, 45 orang Manggala Agni dari Daops OKI dan Lahat sudah dilokasi sejak tiga hari lalu, dengan dibantu waterboombing.
“Ini yang sekarang jadi fokus kerja supaya segera tuntas dan asap tidak kemana-mana lagi,” pungkasnya.

