RELUNG.ID – Manajemen Sriwijaya FC (SFC) resmi menonaktifkan Pelatih Kepala Achmad Zulkifli karena dinilai melakukan tindakan indisipliner. Keputusan itu diambil setelah pelatih membawa tim bertanding tanpa izin resmi dari manajemen klub.
Wakil Presiden Klub Sriwijaya FC, Mohammad David, mengatakan keputusan tersebut diambil usai rapat bersama jajaran manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) dan perwakilan suporter, Minggu malam (12/10/2025).
“Mulai hari ini pelatih kami nonaktifkan karena terbukti melakukan tindakan indisipliner. Ia membawa tim bertanding tanpa izin dan tanpa surat resmi dari penyelenggara,” ujar David kepada wartawan, Senin (13/10/2025).
Menurut David, tindakan pelatih yang membawa tim berlaga dalam pertandingan uji coba di Lampung tanpa sepengetahuan manajemen dianggap telah melanggar aturan internal klub.
“Tidak ada surat izin, tidak ada komunikasi ke manajemen. Ini sudah melewati batas, apalagi membawa pemain resmi Sriwijaya FC. Kalau atas nama pribadi, silakan saja, tapi tidak membawa nama klub,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, manajemen telah menyiapkan karteker pelatih yang akan mengisi posisi sementara Achmad Zulkifli. Karteker tersebut disebut berasal dari Bandung dan akan segera bergabung dalam waktu dekat.
“Karteker sudah kami siapkan. Dalam waktu dekat akan kami rapatkan kembali apakah akan ada pelatih baru permanen atau tidak,” kata David.
Sementara itu Direktur Olahraga PT SOM, Anggoro Prajesta, mengaku terkejut ketika mengetahui tim Sriwijaya FC bertanding di luar jadwal resmi kompetisi.
“Kami kaget begitu tahu tim main di Lampung tanpa izin manajemen. Kami langsung rapat dan memutuskan menonaktifkan pelatih. Dalam situasi kompetisi berjalan, hal seperti ini tidak bisa ditoleransi,” tegas Anggoro.[THQ]

