RELUNG.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat lonjakan penjualan tiket pada masa Angkutan Lebaran 2025.
Hingga Rabu (26/3/2025), total tiket yang terjual mencapai 70.277 tiket atau 106% dari kapasitas tempat duduk yang disediakan, yaitu sebanyak 66.088 kursi.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengungkapkan bahwa tingginya permintaan tiket ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menggunakan moda transportasi kereta api dalam perjalanan mudik Lebaran.
“Kami mencatat tingkat penjualan tiket sudah melampaui kapasitas yang tersedia, bahkan untuk beberapa perjalanan mencapai lebih dari 120 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mudik,” ujarnya.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Jumat (28/3/2025) atau H-3 Lebaran, dengan tingkat penjualan tiket mencapai 122 persen. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada Minggu (6/4/2025) dengan tingkat penjualan tiket sudah mencapai 111 persen dan terus bertambah seiring masih berlangsungnya penjualan tiket.
KA Bukit Serelo menjadi moda transportasi favorit pemudik dengan tingkat penjualan tiket yang mencapai 130-140 persen per hari. PT KAI Divre III Palembang mengimbau calon penumpang yang kehabisan tiket KA Bukit Serelo untuk mempertimbangkan KA Komersial Sindang Marga sebagai alternatif, yang menawarkan layanan kelas eksekutif dan bisnis.
Selain mencatat lonjakan penjualan tiket, KAI Divre III Palembang juga berpartisipasi dalam program mudik gratis yang digelar pada 27 dan 28 Maret 2025.
Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Bank Sumsel Babel untuk memberikan layanan perjalanan gratis bagi 1.060 pemudik menggunakan KA Bukit Serelo dan KA Rajabasa.
“KAI Divre III Palembang berkomitmen untuk terus mendukung transportasi berkelanjutan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, terutama pada masa Angkutan Lebaran tahun ini. Kami juga terus mengoptimalkan layanan guna memastikan perjalanan mudik yang lancar bagi masyarakat,” tutup Aida. (KPB)

