RELUNG.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) III Palembang resmi menutup periode angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), yang berlangsung selama 18 hari dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
Selama periode ini, KAI Divre III Palembang mencatat total 59.199 penumpang, meningkat 7,18 persen dibanding periode Nataru sebelumnya yang mencapai 55.232 penumpang.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan bahwa peningkatan ini dipengaruhi oleh tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api serta penambahan rangkaian kereta.
“Kami menambahkan satu kereta ekonomi (K3) pada KA Rajabasa dan satu kereta eksekutif (K1) pada KA Sindang Marga, sehingga mampu menampung lebih banyak penumpang,”ujar Aida, Senin (6/1/2025).
Selama Nataru, KAI Divre III Palembang mengoperasikan total 90 perjalanan kereta api dengan rincian 36 perjalanan KA Sindang Marga (Kertapati – Lubuklinggau PP), 36 perjalanan KA Bukit Serelo (Kertapati – Lubuklinggau PP), 18 perjalanan KA Rajabasa (Kertapati – Tanjung Karang PP).
Ketepatan waktu keberangkatan (On Time Performance) mencapai 100 persen, sementara ketepatan kedatangan mencapai 95,29 persen, yang menjadi salah satu alasan masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.
Rincian jumlah penumpang per kereta adalah sebagai berikut, KA Bukit Serelo 27.620 penumpang, KA Sindang Marga 17.936 penumpang, KA Rajabasa 13.643 penumpang.
Stasiun Kertapati menjadi yang tersibuk dengan total 28.027 penumpang berangkat dan 27.646 penumpang tiba, mendukung pergerakan ekonomi masyarakat khususnya di Kota Palembang.
Puncak arus mudik tercatat pada 24 Desember 2024 dengan 3.393 penumpang, sementara arus balik memuncak pada 29 Desember 2024 dengan 3.524 penumpang.
KAI Divre III Palembang mengapresiasi dukungan dari pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat sehingga operasi Nataru 2024/2025 berjalan aman, lancar, dan terkendali.
“Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan, inovasi ramah lingkungan, dan aspek keselamatan perjalanan agar kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan yang aman dan nyaman,” tutup Aida.[AYK]

