RELUNG.ID – Menghadapi lonjakan penumpang pada Angkutan Lebaran 1447 H/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang memperkuat layanan di stasiun. Fokusnya jelas: memangkas antrean dan mempercepat transaksi di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Langkah konkret yang diambil adalah menambah 6 unit loket box atau mesin layanan tiket mandiri. Dengan tambahan ini, total loket box kini menjadi 13 unit yang tersebar di sejumlah stasiun utama, mulai dari Kertapati hingga Lubuk Linggau.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menegaskan penambahan ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada loket konvensional yang kerap dipadati saat puncak arus mudik.
“Penambahan loket box ini kami harapkan dapat mempercepat layanan kepada pelanggan serta mengurangi kepadatan antrean di loket konvensional,” ujarnya.
Melalui fasilitas ini, penumpang dapat melakukan berbagai transaksi secara mandiri, mulai dari pembelian tiket, perubahan jadwal, pembatalan, hingga cetak boarding pass. Sistem pembayaran juga sudah terintegrasi non-tunai melalui QRIS, membuat proses lebih cepat dan praktis.
Distribusi loket box tersebar di Stasiun Kertapati (3 unit), Payakabung (1), Prabumulih (2), Muara Enim (2), Lahat (2), Tebing Tinggi (1), dan Lubuk Linggau (2).
Di tengah peningkatan layanan, angka penumpang terus menunjukkan tren naik. Hingga hari ke-10 masa Angkutan Lebaran atau per 20 Maret 2026, tercatat 37.208 penumpang telah menggunakan kereta api di wilayah Divre III Palembang.
Jumlah tersebut berasal dari layanan KA Bukit Serelo, KA Rajabasa, dan KA Sindang Marga. Sementara itu, total penjualan tiket telah mencapai 107.960 tiket.
Dari jumlah itu, sebanyak 74.720 tiket merupakan perjalanan utama relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP) dan Kertapati–Tanjung Karang, sedangkan 33.240 tiket lainnya merupakan penjualan parsial.
Tak hanya mengejar kecepatan layanan, KAI juga mulai mendorong aspek keberlanjutan. Dua unit water station ditambahkan di Stasiun Prabumulih dan Muara Enim, sehingga total kini menjadi 6 unit.
Fasilitas ini memungkinkan penumpang mengisi ulang air minum menggunakan tumbler pribadi, sekaligus menekan penggunaan plastik sekali pakai di area stasiun.
“Seluruh peningkatan fasilitas ini merupakan komitmen kami untuk memastikan perjalanan masyarakat selama Angkutan Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” tegas Aida. (KPB)

