Kakak dan adik yakni MF (9) dan TJ (4) harus meregang nyawa. Lantaran, tenggelam di kolam retensi perumahan Kajang Bayan, Gandung, Palembang, Senin (14/11).
Peristiwa tersebut diketahui oleh Jana (50). Saat itu, dia mengingatkan kedua bocah untuk tidak mancing di TKP. Karena, kolam retensi tersebut cukup dalam. Namun, keduanya mengacuhkan imbauan tersebut dan korban MF mengaku akan pulang jika kail yang hilang di dalam kolam tersebut telah ditemukan.
“Saya cuma mengingatkan mereka saja lalu pergi. Tapi, pas kembali saya melihat salah satunya sudah mengapung,” katanya.
Hal ini sontak membuatnya terkejut dan berteriak sehingga warga termasuk orangtua korban RD (43) dan IN (38) datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan mencari TJ sang adik. Berselang 15 menit, akhirnya sang adik ditemukan di dasar sungai dengan kondisi mulut berbusa dan keluar cairan dari hidung.
“Korban sempat dibawa ke RSUD Gandus. Namun, sang adik dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Haris Dinzah membenarkan hal tersebut. Kedua korban ini tenggelam di sungai saat akan mengambil kail pancing di kolam. “Petugas sudah di TKP dan memintai keterangan saksi. Dugaan sementara kejadian ini murni karena tenggelam,” pungkasnya.

