RELUNG.ID – Gangguan kepribadian banyak sekali jenisnya, namun seseorang tidak sadar dirinya mengalami salah satu gangguan tersebut. Hal itu berdampak kalian akan kehilangan relasi dan teman.
Dilansir dari halodoc, ini 5 jenis gangguan kepribadian yang harus kalian ketahui. Simak dibawah ini :
1. Antisosial
Jika kamu pernah bertemu seseorang yang sering melanggar peraturan, tidak peduli akan hak orang lain, bahkan mungkin memanfaatkan orang lain demi kepentingan sendiri, kemungkinan besar mereka mengidap gangguan kepribadian antisosial.
Seseorang dengan masalah ini sering kali kurang memiliki empati dan peduli terhadap perasaan orang lain.
Baca Juga: Jangan Jijik! Ini 6 Manfaat Makan Ulat Sagu untuk Kesehatan
2. Narsistik
Kamu mungkin pernah bertemu dengan seseorang yang terobsesi dengan dirinya sendiri, selalu mencari perhatian, dan merasa bahwa mereka lebih hebat dari orang lain.
Memang benar, orang-orang yang mengidap narsistik sering kali meremehkan orang lain, membutuhkan pengakuan dan pujian, serta tidak mampu memahami perasaan orang lain.
Studi dalam International Journal of Psychology and Psychological Therapy menyebutkan, orang tua dengan gangguan mental ini akan sangat berpengaruh terhadap kondisi mental anak.
Bukan tanpa alasan, ini karena orang tua dengan narsistik akan selalu menganggap dan memperlakukan anak seperti anak kecil meski usianya sudah dewasa.
3. Ambang
Gangguan kepribadian ambang muncul dengan gejala berupa perubahan suasana hati yang intens, hubungan dengan orang lain yang tidak stabil, dan rasa ketidakstabilan dalam identitas diri.
Seseorang dengan gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder cenderung memiliki masalah dalam menjaga hubungan interpersonal yang sehat dan dapat merasakan emosi yang sangat kuat dan cepat berubah.
Baca Juga: Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh
4. Paranoid
Selain itu, ada pula gangguan paranoid yang muncul dengan ciri khas kecenderungan untuk merasa dicurigai, tidak mempercayai orang lain, dan selalu menganggap bahwa orang lain memiliki niat jahat terhadap mereka.
Selain itu, pengidap kelainan mental ini juga cenderung selalu waspada dan dapat merasa terancam dalam situasi yang sebenarnya aman.
Mereka juga marah ketika orang lain bertanya tentang dirinya dan enggan memberitahu orang lain tentang pribadinya karena takut akan dimanfaatkan.
Inilah yang membuat pengidap mengalami kesulitan untuk percaya pada orang lain dan menjalin relasi yang positif.
5.Histrionik
Terakhir ada gangguan histrionik yang membuat pengidapnya memiliki hasrat berlebih untuk mendapatkan perhatian dari orang lain.
Pengidap bisa jadi punya kemampuan bersosialisasi yang baik, tetapi mereka cenderung memakai hal tersebut untuk mendapatkan perhatian.
Seseorang dengan gangguan mental ini kerap merasa khawatir akan penampilan diri sendiri. Selain itu, mereka juga kerap mengenakan pakaian yang mencolok untuk mendapatkan perhatian.
Emosi pengidap gangguan histrionik juga berlebihan dan tidak konsisten ketika berbicara.
Semoga bermanfaat

