RELUNG.ID – Kalian para fans One Piece pasti tidak sadar saat ingatannya kembali Sabo melakukan rentetan momen penting bagi dirinya. Karena hal itu harus dilakukan Sabo untuk membalas kesalahannya di masa lalu.
Ini 5 Momen yang dilakukan Sabo saat ingatannya kembali. Simak dibawah ini :
1- Bertemu Pemimpin Pasukan Revolusioner
Ingatan Sabo kembali saat membaca kabar kematian Ace di Perang Marineford. Sabo langsung teringat semua hingga dia menangis dan pingsan selama 3 hari.
Dia merasa bersalah karena tidak bersama Luffy membebaskan Ace. Dia juga merasa bersalah karena tidak menjaga Luffy.
Setelah bangun dia berkata kepada Koala dimana Monkey D Dragon. Dia ingin berbicara kepada Dragon tentang apa yang terjadi kepadanya.
Baca Juga: Ini 3 Alasan Luffy dan Ace Menjadi Bajak Laut di Umur 17 Tahun
Momen pertemuan Sabo dan Dragon ini, tidak di buat dalam manga dan anime. Namun kira-kira obrolannya Sabo berjanji tidak akan keluar dari Pasukan Revolusioner dan tetap setia.
Namun Sabo memiliki syarat tidak mau dihalang-halangi untuk izin keluar apabila ada kesibukan mendadak. Dia berkata kepada Dragon ada seseorang yang harus dilindunginya.
Dia memiliki adik bernama Monkey D Luffy yang selama ini tidak dia jaga. Dia akan menjaga Luffy apapun halangan dia ingin Dragon mengerti dengan kondisinya saat ini yang sudah mendapatkan ingatannya.
Kemungkinan Dragon hanya berkata iya lakukan apa yang kamu inginkan. Karena kemungkinan besar Dragon juga tidak akan berkata kepada Sabo tentang Luffy itu adalah anaknya. Karena Dragon tidak pernah mau bercerita tentang keluarga dan dirinya kepada siapapun.
2- Kekuburan Ace
Momen berikutnya Sabo menemui Ace alias mendatangi kuburan Ace. Dia meminta maaf karena ingatannya baru kembali. Dia berjanji kepada Ace akan melanjutkan dirinya menjaga adiknya Luffy.
3- Menemui Luffy
Momen berikutnya Sabo mencari jejak Luffy yang ada di Dressrosa. Luffy sempat marah karena orang yang tidak dikenalnya itu memanggil dia adik. Dia menyebutkan di dunia ini orang yang memanggilnya adik itu adalah Ace dan kakaknya Sabo sudah meninggal.
Saat Sabo membuka topi dan keluar dari bayangan gelap Luffy kaget dan takut. Namun Luffy langsung memeluk kakaknya dan menangis.
Sabo berkata terimakasih kamu tidak mati, Sabo berkata dia yang akan selanjutnya menjaganya mengantikan Ace.
Baca Juga: Ini 3 Alasan Kenapa Sabo Incar Tenryuubito
4- Warisi Buah Iblis Ace
Di waktu yang sama momen penting berikutnya, setelah berbincang Sabo meminta izin kepada Luffy untuk menggunakan buah iblis Ace Mera Mera no Mi. Luffy berkata itu sangatlah baik baginya karena orang yang tepat mewarisi kekuatan kakaknya Ace adalah kakaknya Sabo.
Sabo ingin membalaskan dendam Ace dan menjaga Luffy dengan kekuatan Ace. Hal itu agar dia dan Ace seakan-akan bersama-sama tetap menjaga adiknya Luffy
5- Temui teman kru Luffy
Kemudian momen penting selanjutnya (setelah bertemu Luffy), Sabo diam-diam tidak mau diketahui Luffy mengunjungi para kru Topi Jerami (usai Luffy kalahkan Doflamingo). Saat itu Luffy terluka parah dan tengah tidur, Sabo mengentuk pintu tempat Luffy dan kru nya bersembunyi.
Sabo nyaris di hajar oleh para kru Luffy, namun untungnya ada Nico Robin yang mengenal Sabo. Nico Robin yang terlebih dahulu mendapatkan kabar dari Pasukan Revolusioner bahwa Sabo adalah kakak Luffy memberitahukan yang lain.
Semua orang kaget dan terkejut ternyata kakak Luffy adalah orang nomor dua di Pasukan Revolusioner. Sedangkan Ace orang kedua di Bajak Laut Edward Newgate kedua kakak Luffy benar-benar menyeramkan di mata kru Topi Jerami.
Sabo menceritakan masa kecil dan hubungan persaudaranya dengan Ace dan Luffy. Membuat semua kru Topi Jerami menangis terutama Franky.
Tujuan Sabo menemui kru Topi Jerami atau sahabat dari adiknya itu untuk menitipkan Luffy. Karena Sabo tahu adiknya itu sosok yang cemroboh dia ingin semua teman-temannya melindungi Luffy. Terlebih lagi apabila ada masalah dengan Luffy mereka tahu harus melaporkan kepada siapa.
Roronoa Zoro mendengar perkataan Sabo itu terdengar mirip seperti yang diucapakan oleh Ace. Kedua kakak Luffy itu menitipkan Luffy kepada krunya.

