RELUNG.ID – Kapten Mugiwara Monkey D Luffy ternyata dulu pernah nyaris dikudeta oleh salah satu kru Usopp. Hal itu karena kesalah pahaman Usopp serta sisi egois karakter ini. Kendati demikian semuanya sudah selesai dan kembali normal lagi.
Kudeta yang dilakukan Usopp karena sisi egoisnya menyikapi kondisi kapal Going Merry saat itu mulai rusak parah. Dia bahkan tidak segan menujukan sikap temperamental kepada sang kapten.
Seharusny dia saat itu belum memiliki posisi jelas di kapal yang harus merawat dan memberikan solusi kondisi Going Merry tersebut. Usopp lantas murkah dan memposisikan dirinya lebih tinggi dari kapten.
Dia memutuskan untuk keluar dari kru Mugiwara bahkan berpikir untuk membawa juga Going Merry. Sebenarnya tingkah Usopp itu nyaris di respon amukan Zoro. Tetapi dia menghargai posisi Luffy sebagai kapten dan lebih memilih diam saja. Semua kru lain juga memilih diam karena melihat sisi Usopp juga sahabat mereka sangat membenci kapten mereka saat itu.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1078: Pulau Egghead Hancur Lebur Orang-orang Vegapunk Selamat
Usopp akhirnya menantang Luffy mendeklarasikan secara tidak langsung melakukan kudeta. Dia menantang bertarung dengan taruhan dirinya yang akan menjadi kapten. Kalau Luffy tidak mau mundur dari posisi itu, dia tidak masalah dan akan membawa Going Merry bersamanya dan meninggalkan mereka semua.
Namun Usopp akhirnya sadar setelah roh penunggu Going Merry muncul untuk menjelaskan apa yang dilakukan sang kapten Luffy itu sudah benar. Going Merry sendiri yang ingin berpisah dari mereka karena dia sudah tidak kuat lagi mengarungi lautan dan badannya sudah renta.
Disisi lain Usopp juga sadar tersadar, kaptenya itu Luffy ternyata memiliki kemampuan khusus bisa mendengarkan isi hati Going Merry tanpa harus didatangi roh Going Merry seperti dirinya. Seperti diberbagai chapter Luffy bisa mendengarkan suara alam, gunung dan berbicara dengan hewan.
Luffy sebelumnya sudah tahu perasaan Going Merry yang ingin pensiun dan beristirahat panjang. Makanya Luffy mencari pembuat kapal dan sekaligus menjadikannya krunya agar kejadian seperti Going Merry tidak terulang.
Baca Juga: Penampilan Baru Sabo di One Piece, Rambut Panjang Mirip Ace
Luffy berpikir kalau krunya sakit mereka sudah ada dokter kapal Chopper. Tetapi kalau kapalnya sakit alias rusak untuk mengembalikan performa kapal dia harus memiliki dokter kapal yaitu pembuat kapal.
Makanya Luffy sengaja datang ke lokasi pembuatan kapal milik Gol D Roger. Dia mengikuti jejak raja bajak laut memiliki kru juga yang mampu membuat kapal terhebat di semesta One Piece. Dengan insting luar biasa kapten Luffy dalam hal merekrut krunya, dia berhasil mendapatkan Franky
Nah kesalahan-kesalahan itu disadari oleh Usopp dia menyesal. Untungnya Luffy bukan sosok orang pendendam dan dia juga mengetahui semua karakter krunya. Setelah selesai kesalaha pahaman itu Luffy dan Usopp kembali normal dan melakukan beragam hal konyol seperti menaru sedotan di hidung mereka saat becanda.
Namun dari kesemua itu ada sisi sensitif dari Usopp! Dia sebenarnya tidak sebenci itu dengan Luffy. Namun dia takut ditinggalkan sang kapten dan kru lainnya. Dia khawatir seperti nasib Going Merry dia akan dibuang karena satu-satunya kru yang tidak memiliki kemampuan menonjol dan tidak ada job kerja di kapal. Terlebih lagi dia sendiri tidak bisa merawat Going Merry saat rusak menampal saat robek menerjang karang.
Sebenarnya kemungkinan besar Usopp tidak ingin ditinggalkan teman-teman yang dia cintai itu.

