Kepulan asap putih keluar dari lantai tiga ruangan kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (WS2JB) atau tepatnya di Jalan A Rivai, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Selasa (1/11) malam.
Hal ini membuat sejumlah karyawan yang masih berada di kantor panik dan langsung keluar dari gedung berlantai enam tersebut.
Berdasarkan pantauan, kepulan asap terlihat sekitar pukul 18.40 WIB sampai pukul 19:30 WIB, kepulan asap semakin membesar hingga kondisi listrik dipadamkan. Terlihat, tiga unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) pemerintah kota (Pemkot) Palembang diturunkan ke kantor PLN Unit Induk WS2JB, untuk memadamkan asap tersebut.
Manajer Komunikasi PLN Unit Induk WS2JB, Sendy Rudianto mengatakan saat terjadinya kebakaran tersebut, langkah pertama yang dilakukan yaitu mematikan seluruh listrik yang ada di gedung. Kedua, pihak keamanan langsung mengambil hydran untuk penanganan pertama pemadaman kebakaran.
“Kami pun langsung menghubungi damkar kota Palembang dan tidak lama setelah itu damkar tersebut datang,” katanya.
Pemadaman dilakukan sekitar 30 menit. Menurutnya untuk penyebab api saat ini pihaknya masih melakukan investigasi, jadi nanti kemungkinan besok. Dugaan sementara pihaknya belum bisa memastikan karena yang pasti kemungkinan besar yang itu di pantry, penyebabnya di lantai 3 pantry.
“Ahamdulillah, antara pantry dan ruang kerja itu terpisah tersekat, jadi untuk berkas arsip dan tempat-tempat kerja itu aman, tidak ada kerusakan sehingga kerugian pun minimalisir. Untuk di lantai 6 tidak ada, kebakaran sumber api kemungkinan besar di lantai 3, ya tapi asapnya itu dari lantai 1 sampai lantai 6, itu cuman asap,” katanya.
Menurutnya dalam insiden ini tidak ada korban, kebetulan pukul 18.40 WIB tadi, para pegawai sudah kebanyakan sudah pulang tinggal security dan mungkin ada beberapa yang lembur jadi tidak ada korban jiwa operasional aman untuk kelistrikan tidak ada masalah juga.
“Untuk kerugian belum tahu,” pungkasnya.

