RELUNG.ID- Sebuah video memperlihatkan perselisihan antara Kapolsek Anjir Pasar, Iptu Bambang Catur, dengan seorang sopir truk kembali ramai dibicarakan di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun bernama Utuh Tatakan, yang diketahui merupakan sang sopir truk.
Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat Kapolsek geram lantaran truk yang dikemudikan Utuh menyerempet mobil dinasnya. Rekaman yang dibuat dari dalam truk itu memperlihatkan adu argumen yang memanas.
Teman sopir yang duduk di sampingnya terdengar beberapa kali diminta oleh Utuh untuk terus merekam kejadian tersebut.
Perselisihan terus berlanjut hingga Iptu Bambang meminta Utuh turun dari kendaraan. Seorang anggota Polsek tampak berusaha menenangkan situasi, namun adu mulut terus berlangsung bahkan sampai terjadi kontak fisik ringan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu ternyata sudah terjadi sejak 2024 lalu. Salah satu anggota Polres Barito Kuala yang pernah bertugas di Polsek Anjir Pasar mengonfirmasi hal tersebut.
“Setahu saya itu video lama, sekitar enam atau tujuh bulan lalu, selagi saya masih dinas di Polsek Anjir Pasar,” ujar sumber tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa insiden terjadi tidak jauh dari markas sementara Polsek yang mengontrak sebuah rumah, lantaran kantor lama sedang direnovasi. Lokasi tepatnya berada di Jalan Trans Kalimantan, wilayah Handil Barunai, Kalimantan Selatan.
“Waktu itu, sopir diminta menunjukkan SIM setelah menyerempet mobil Kapolsek, tapi dia menolak. Itulah awal mula keributan,” jelasnya.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolres Barito Kuala AKBP Anib Bastian melalui Kasi Humas Iptu Marum menegaskan bahwa masalah tersebut sudah diselesaikan.
“Memang sempat terjadi tindakan yang kurang pantas, tapi permasalahan tidak berlanjut. Kedua pihak sudah meninggalkan lokasi dengan damai,” ujar Iptu Marum, Minggu (6/4/2025).
Meski merupakan video lama, kemunculan kembali rekaman tersebut di media sosial memicu beragam reaksi dari netizen. Sebagian menyesalkan sikap arogansi aparat, namun tak sedikit pula yang menyayangkan tindakan sopir yang dinilai tidak kooperatif.[YKP]

