Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla di Sumsel Meluas, 664 Hektare Lahan Terbakar
Regional

Karhutla di Sumsel Meluas, 664 Hektare Lahan Terbakar

alwiBy alwi05/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi lahan yang terbakar di Sumsel. (Dok Manggala Agni)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan semakin meningkat memasuki puncak musim kemarau 2026.

Hingga awal Agustus, sebanyak 781 kejadian karhutla tercatat terjadi di sejumlah wilayah Sumsel dengan total luas lahan terdampak mencapai 664,87 hektare.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Sumsel, ratusan kejadian tersebut tercatat sejak 1 Januari hingga 3 Agustus 2026.

Baca juga :   Bangun Batalyon Teritorial, 450 Personil TNI Bakal Masuk Ke Kabupaten Muratara

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, Muhammad Iqbal Alisyahbana, mengatakan, seluruh personel gabungan terus disiagakan untuk menghadapi potensi peningkatan karhutla selama musim kemarau.

“Potensi karhutla di Sumatera Selatan masih cukup tinggi. Karena itu, kami terus meningkatkan patroli, pemantauan titik panas, pemadaman darat maupun udara, serta mengajak masyarakat ikut berperan aktif mencegah kebakaran,” ujar Iqbal, Selasa (4/8/2026).

Selain jumlah kejadian, BPBD Sumsel juga mencatat adanya 113 titik panas (hotspot) yang terdeteksi pada 4 Agustus 2026 berdasarkan data Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) Kementerian Kehutanan.

Baca juga :   Desak Pemprov Sumsel Bantu Warga Terdampak Asap, Massa Unjuk Rasa Dobrak Pagar Hingga Roboh

Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 23 titik. Kemudian Musi Banyuasin 20 titik, Banyuasin 16 titik, Lahat 10 titik, Ogan Ilir 9 titik, OKU 8 titik, Musi Rawas Utara 6 titik, Empat Lawang 4 titik, Muara Enim dan Musi Rawas masing-masing 3 titik, serta Kota Palembang 1 titik.
Secara keseluruhan, jumlah hotspot di Sumsel sepanjang 2026 hingga awal Agustus mencapai 5.334 titik.

Tingginya ancaman karhutla tidak terlepas dari kondisi sebagian besar wilayah Sumsel yang masuk kategori Very High atau sangat mudah terbakar berdasarkan Fire Danger Rating System (FDRS) dari BMKG.

Cuaca kering, luasnya kawasan rawan kebakaran, sulitnya akses menuju lokasi kejadian, keterbatasan sumber air, serta keberadaan lahan gambut menjadi sejumlah faktor yang meningkatkan risiko karhutla.

Baca juga :   19 Hektare Lahan di Sumsel Terbakar, Didominasi Lahan Gambut

Selain itu, praktik pembukaan lahan dengan cara membakar dan kondisi angin yang cukup kencang dapat mempercepat penyebaran api.

Berdasarkan pemantauan ASEAN Specialized Meteorological Centre (ASMC) pada 3 Agustus 2026, asap kategori sedang atau moderate haze terpantau di sejumlah wilayah Sumsel, yakni Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Musi Banyuasin.

Sementara itu, kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5 masih berada pada kategori sedang di beberapa daerah, seperti Ogan Ilir, Prabumulih, Musi Banyuasin, Muara Enim, Musi Rawas, dan Lahat.

Baca juga :   Iran Buka Terbatas Selat Hormuz, Indonesia Cari Pasokan Minyak Alternatif

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD Sumsel telah menyiagakan 11.567 personel gabungan yang melibatkan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Lanud Sultan Mahmud Badaruddin II, Polisi Kehutanan, Satpol PP, Kelompok Tani Peduli Api, Masyarakat Peduli Api, serta unsur perusahaan perkebunan dan hutan tanaman industri.

Selain pasukan darat, dukungan udara juga disiapkan untuk mempercepat penanganan karhutla. Armada tersebut terdiri dari satu pesawat patroli Cessna, satu helikopter patroli Airbus AS365 N2, serta lima helikopter water bombing yang ditempatkan di Lanud Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

BPBD Sumsel mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.

Baca juga :   Izin 5 Perusahaan Dicabut Gegara Karhutla, Konsesi Capai 92.464 Hektare

“Karhutla adalah tanggung jawab bersama. Pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, serta menjaga kelestarian hutan dan lahan di Sumatera Selatan,” tutupnya. (DSK)

2026 BPBD Sumsel Karhutla
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePertamina Patra Niaga Bawa UMKM BInaan Naik Kelas Melalui Sentuhan Inklusif dan Strategi Storytelling
Next Article Pemkot Prabumulih Siapkan Distribusi Air Bersih untuk Antisipasi Dampak Kemarau
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,882 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,754 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,728 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?