RELUNG.ID – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel terus meluas, salah satunya Ogan Komering Ilir (OKI).
Tercatat, ada sekitar 130 titik api atau hotspot dan 34 firespot terpantau di OKI.
“Kondisi kita sejauh ini benar-benar tertinggi untuk karhutla nya hampir 11 kecamatan di OKI rawan Karhutla,” kata Kepala BPBD OKI, Lestiadi Martin, Rabu (27/9).
Baca Juga: Catat! Ini 4 Tips Kalau Mau Beli Mobil Bekas
Saat ini, pihaknya telah menetapkan status Tanggap Darurat Karhutla sejak beberapa bulan terakhir.
Sehingga, penguatan pasukan serta proses pemadaman pun difokuskan ke area tersebut.
Hanya saja, petugas pemadaman di OKI mengalami masalah. Karena, luasan lahan yang terbakar sulit dipadamkan.
Baca Juga: Xiaomi 14 Pro Siap Meluncur dengan Dukungan Pengisian Daya Super Cepat 120 Watt
Mengingat, akses ke lokasi serta kesediaan air sudah mulai mengering akibat kemarau.
“Untuk akses darat terkendala jalan rawa, roda dua pun sulit dan harus melalui jalur udara,” terangnya.
Menurutnya, karhutla ini mayoritas disebabkan oleh ulah manusia. Bahkan, didominasi oleh kesengajaan manusia.
Baca Juga: Moto Guzzi V100 Mandello Aviazione Navale Hanya 1913 unit di Dunia, Sudah Meluncur di Indonesia
Meski demikian, walaupun banyak lahan yang terbakar. Untuk Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di OKI masih normal dan dibawah 100.
“Ini dikarenakan arah angin di OKI menuju ke Palembang,” pungkasnya.

