Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Karhutla Sumsel Melonjak Tajam pada Juli, Tujuh Kabupaten Berstatus Zona Merah
Regional

Karhutla Sumsel Melonjak Tajam pada Juli, Tujuh Kabupaten Berstatus Zona Merah

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda23/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pemadaman di desa Tanjung Kurung Kec. Abab Kabupaten Pali. Foto : Manggala Agni
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus meningkat seiring menguatnya musim kemarau. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, sebanyak 479 kejadian karhutla tercatat sejak Januari hingga 20 Juli 2026.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan lonjakan kasus paling mencolok terjadi selama Juli. Dalam kurun waktu belum genap satu bulan, jumlah kejadian telah mencapai 257 kasus, atau lebih dari separuh total karhutla yang terjadi sepanjang tahun ini.

“Jumlah kejadian karhutla hingga 20 Juli mencapai 479 kejadian. Tujuh daerah sudah masuk kategori zona merah karena masing-masing mencatat lebih dari 30 kejadian,” ujar Sudirman, Kamis (23/7/2026).

Berdasarkan rekapitulasi BPBD Sumsel, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak, yakni 70 kasus. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan 68 kejadian, Ogan Ilir sebanyak 64 kejadian, Banyuasin 61 kejadian, Ogan Komering Ilir (OKI) 43 kejadian, Muara Enim 41 kejadian, dan Musi Rawas Utara (Muratara) 30 kejadian.

Muratara menjadi daerah terbaru yang masuk kategori zona merah setelah terjadi tambahan dua insiden karhutla dalam beberapa hari terakhir.

Jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, tren peningkatan karhutla terlihat sangat tajam. Pada Juni tercatat 120 kejadian, Mei 91 kejadian, April 4 kejadian, Maret 6 kejadian, Februari 1 kejadian, sementara Januari tidak terdapat laporan kejadian karhutla.

Menurut Sudirman, potensi penambahan kasus masih cukup besar mengingat kondisi cuaca yang cenderung panas dan minim curah hujan.

“Angka kejadian diperkirakan masih bisa bertambah selama musim kemarau berlangsung,” katanya.

Meski demikian, BPBD berharap hujan yang mulai turun dalam beberapa hari terakhir dapat membantu menekan risiko kebakaran. Upaya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan pemerintah juga diharapkan mampu meningkatkan curah hujan sehingga kelembapan lahan kembali terjaga.

“Kami berharap hujan dapat membasahi lahan dan mengisi kembali sumber-sumber air di kanal sehingga potensi kebakaran bisa ditekan,” ujarnya.

BPBD Sumsel menegaskan penetapan zona merah bukan sekadar klasifikasi wilayah, tetapi menjadi peringatan bagi pemerintah daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli, deteksi dini, serta penanganan cepat terhadap titik api.

Selain itu, masyarakat kembali diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut menjadi salah satu penyebab utama terjadinya karhutla di Sumatera Selatan.

“Pencegahan merupakan langkah paling efektif. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi musim kemarau seperti sekarang,” tegas Sudirman.[THQ]

BPBD Karhutla Sumsel Zona Merah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSony Luncurkan Kamera Sinema FX5, Usung Perekaman Open Gate dan RAW Internal
Next Article Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Duel Kontra Vietnam Jadi Laga Penentu
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/20262 Views
Regional

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/20262 Views
Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20269 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,923 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,795 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,768 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?