Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Kasus DBD di Sumsel Meningkat Tajam Sepanjang 2024, Capai 5.728 Kasus
Indeks

Kasus DBD di Sumsel Meningkat Tajam Sepanjang 2024, Capai 5.728 Kasus

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda24/12/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi nyamuk DBD. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sepanjang tahun 2024 hingga 20 Desember, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sumatera Selatan (Sumsel) mencatatkan lonjakan signifikan dengan total 5.728 kasus dan 37 kematian. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumsel, Ira Primadesa, menyebut bahwa Palembang menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi mencapai 1.225 kasus, termasuk 14 kematian. Sebaliknya, Pagar Alam mencatat kasus terendah dengan 67 kasus, namun tetap disertai 1 kematian.

“Hanya delapan daerah di Sumsel yang mencatat nol kematian akibat DBD sepanjang tahun ini,” ujar Ira, Selasa (24/12/202)

Data Dinas Kesehatan Sumsel menunjukkan tren peningkatan kasus DBD dalam tiga tahun terakhir yakni 2021 sebanyak 1.135 kasus, 3 kematian, 2022 ada 2.854 kasus, 31 kematian,2023 menurun 2.804 kasus, 22 kematian dan 2024 mengalami kenaikan 5.728 kasus, 37 kematian (hingga 20 Desember)

Pemerintah Provinsi Sumsel terus melakukan langkah-langkah preventif untuk menekan penyebaran DBD, terutama menjelang puncak penularan yang diprediksi pada Desember 2024 hingga Januari 2025.

Beberapa langkah strategis yang telah dilakukan, antara lain Penerapan 3M Plus Menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk, serta tambahan pencegahan lainnya.

Larvasiding Pemberian bahan kimia untuk membasmi jentik nyamuk di genangan air, Ikanisasi dengan Pelepasan ikan pemakan jentik nyamuk di habitat air tergenang dan Surat Edaran Dinas Kesehatan telah mengirimkan imbauan antisipasi DBD ke seluruh daerah di Sumsel.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama memasuki musim hujan yang meningkatkan risiko penyebaran DBD,” kata Ira.

Ira memprediksi kasus DBD masih akan meningkat pada Januari 2025 mendatang, dengan Desember ini menjadi puncak penularan. Ia meminta masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala DBD seperti demam tinggi, nyeri otot, dan ruam kulit.

Berikut rincian jumlah kasus DBD di Sumsel pada 2024 (hingga 20 Desember):

1. Palembang: 1.225 kasus

2. Banyuasin: 541 kasus

3. Muba: 446 kasus

4. OKU Timur: 422 kasus

5. OKU: 414 kasus

6. Prabumulih: 410 kasus

7. Ogan Ilir: 367 kasus

8. Muara Enim: 324 kasus

9. Lahat: 298 kasus

10. OKI: 264 kasus

11. Lubuklinggau: 251 kasus

12. Mura: 160 kasus

13. PALI: 151kasus

14. OKU Selatan: 138 kasus

15. Empat Lawang: 138 kasus

16. Muratara: 112 kasus

17. Pagar Alam: 67 kasus

Angka kematian akibat DBD di Sumsel:

1. Palembang: 14 kematian

2. OKU: 8 kematian

3. Banyuasin: 4 kematian

4. Muba: 3 kematian

5. Ogan Ilir: 3 kematian

6. OKU Selatan: 2 kematian

7. Lahat: 1 kematian

8. Pagar Alam: 1 kematian

9. Muratara: 1 kematian

10. Daerah lain: 0 kematian

DBD Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGarry Chalk Optimus Prime Didiagnosis Menderita Kanker
Next Article Bersiap Merger, Honda dan Nissan Bakal Bentuk Produsen Mobil Terbesar di 2026
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,912 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,784 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,757 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?